Di Sarmi, Banyak Perempuan Belum Tahu Informasi HIV

share on:
Manajer Program KKW Papua, Liza Leasubun (Jubi/Roberth)

Jayapura (22/10)—Di Kabupaten Sarmi Distrik Pantai Timur khususnya di Pantai Timur Barat, disana ditemui banyak perempuan belum tau banyak tentang informai HIV/AIDS. Manajer Program Kelompok Kerja Wanita (KKW), Liza Leasubun kepada tabloidjubi.com, Senin, (22/10) di Jayapura membenarkan hal itu.

 

“Dan ternyata disana (Sarmi) waktu itu kami masuk di Pantai Timur Barat, kami pertama di Pantai Timur, disana banyak perempuan belum tau banyak tentang informasi HIV/AIDS,” ungkap Manajer Program KKW, Liza Leisubun saat ditemui di Kantor KPA Provinsi Papua Dok II Jayapura.

Kelompok Kerja Wanita (KKW) Provinsi Papua yang pernah bekerja sama dengan UNDP untuk asupan makanan dan gizi, dan secara kebetulan mereka juga dipercayakan membawa materi HIV dan AIDS serta kekerasan terhadap perempuan.

“Ketika kami bicara tentang bahaya HIV/AIDS bagaimana pencegahannya, penularannya, mereka begitu kaget. Mereka bilang ibu jangan bicara satu kali, harus terus-terus, dan memang setiap kali kami kegiatan, kami beritakan itu,” ujar Liza yang juga pelaksana program di KKW Papua itu.

KKW kata Liza, juga berbicara tentang gizi untuk perempuan dan anak juga informasi tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Bagaimana perempuan menghadapi KDRT, apa yang harus dia buat, terus kemana dia harus pergi,” ungkapnya.

Dia mengakui rencana kedepan KKW akan buat lagi kegiatan di Sarmi untuk buat hal yang sama. KKW kata Liza pernah mendapat dukungan dana dari Dinas Sosial Provinsi Papua dimana mereka hanya bericara kusus tentang KDRT untuk perempuan.

“Itu kami buat di Distrik Pantai Timur Barat karena disitu begitu banyak perempuan ingin informasi. Kita undang berapa kampung tapi datang seperti. Saya senang sekali karena kepala kampungnya begitu antusias bantu kami sehingga dia menyiapkan truk untuk antar mama-mama mobilisasi dari satu kampung ke kampung yang lain,” ujarnya.

Koordinator Pokja Media KPA Provinsi Papua, Agus Fauzi mengakui di Pantai Timur Kabupaten Sarmi, seorang dokter di Puskesmas setempat mengakui banyak siswa di SMK setempat tertular Infeksi Menular Seksual (IMS). (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Di Sarmi, Banyak Perempuan Belum Tahu Informasi HIV