Dinhut Papua Akui Sulit Tangani Kerusakan Mangrove

share on:
Pohon Bakau (IST)

Jayapura (22/10)—Dinas Kehutanan(Dinhut) Provinsi Papua di Jayapura mengaku, hingga kini kesulitan mengawasi kerusakan mangrove (bakau). Mereka juga mengaku, Papua penuh mangrove, namun susah dikontrol.

“Sampai sekarang kami masih sulit untuk kontrol mangrove. Karena, Kehutanan Provinsi Papua, sampai saat ini belum bertanggung jawab penuh untuk mengawasi bakau,” kata Sekretaris Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Karsudi kepada tabloidjubi.com di ruang kerjanya, Senin (22/10).

Menurutnya, hingga kini, pengawasan mangrove di Papua masih di bawah Pengawasan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove di Bali. “Sampai sekarang, pengawasan mangrove masih berpusat  di Bali. Dinas kehutanan Papua belum tangani sendiri,” tuturnya. Lantaran demikian, kerusakan sejumlah mangrove dipelosok Papua belum diketahui.

Karsudi menyarankan, seharusnya ada Badan yang dibentuk di wilayah paling timur Indonesia ini untuk mengawasi dan melestarikan hutan bakau. Karena, kebanyakan masyarakat di Papua umumnya dan khususnya di pesisir pantai, menjadikan bakau sebagai tempat mencari ikan, udang, dan kepiting. (Jubi/Musa Abubar)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinhut Papua Akui Sulit Tangani Kerusakan Mangrove