Panitia Sesali Pelarangan Peringatan NFRPB

share on:
Jumpa Pers di Expo-Waena (Jubi/Musa)

Jayapura (22/10)—Sekretaris Panitia Ibadah Syukuran Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB), Elly Sirwa mengaku, menyesalkan sikap aparat kepolisian yang menghalang-halangi ibadah syukuran HUT setahun NRFPB di Pendopo Theys Eluay Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (19/10) kemarin.

“Kami sangat sesalkan sikap aparat yang menghalangi ibadah. Apalagi ada lima orang Papua ditahan oleh Polsek Sentani Kota saat ikut ibadah. Lima orang ditahan ada yang dipukul,” kata Ely didampingi kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di kantor Dewan Adat Papua di Expo-Waena, Senin (22/10).

Menurut Ely, sebenarnya ibadah syukuran memperingati HUT setahun NRFPB sudah direncanakan akan dilaksankan di makam Theys Eluay, tetapi pihaknya tidak mendapat ruang dari aparat keamanan. Padahal, sebelumnya panitia telah menyurati berbagai pejabat negara mulai dari Presiden SBY, Menko Polhukam Djoko Syanto, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo termasuk Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

“Selain surat, kami juga memberikan tembusan kepada Bapak Kapolda Papua agar bisa memperingati setahunya NFRPB,” ujarnya. Namun, lanjut dia, saat pegelaran kegiatan, polisi menangkap lima orang. Penangkapan dan penahanan berlangsung setelah ibadah. Panitia sangat menyangkan peristiwa tersebut. (Jubi/Musa Abubar)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Panitia Sesali Pelarangan Peringatan NFRPB