Kapolres Wajib Ungkap Kasus Korupsi Dalam Waktu 2 Bulan

share on:
Kapolda Papua dan Ketua PWI Papua, Frans Ohoiwutun menyerahkan buku di Balai Wartawan PWI Entrop Jayapura-Papua (Jubi/Roberth)

Jayapura, (23/10) –– Para Kapolres dan Kasatserse yang bertugas di jajaran Polres di dataran Tanah Papua, diberi pekerjaan rumah untuk selama dua  dua bulan ini, harus bisa mengungkapkan kasus-kasus korupsi. Jika tidak dapat mengungkapkan kasus korupsi, pihak Polda Papua akan turun langsung melalui tim khusus yang sudah dibentuk.

 
Hal itu ditegaskan Kepolda Papua, Irjend Polisi Tito Karnavan dihadapan jurnalis di Balai Wartawan PWI Papua, Entrop Kota Jayapura-Papua, Selasa, (23/10).Bahkan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Papua itu berjanji akan melakukan ekspose dengan mengajak wartawan terhadap kasus korupsi yang tumbuh subur di Tanah Papua.
“Dua bulan evaluasi, kalau tidak maksimal, minggir saya ganti Kapolres dan Kasatserse yang baru,”ungkap Kapolda.  Menurut dia selama tahun 2012 kendatipun sudah terungkap 35 kasus korupsi, namun itu belum cukup. Menurut dia, cara yang dilakukannya itu sebagai bagian shock terapy bagi pelaku korupsi di Tanah Papua.
Sasaran mengungkap kasus Korupsi di Papua menurut Kapolda ditargetkan kepada pengelola keuangan negara. Kepolisian Daerah (Polda) Papua tersebar 13.600 anggota Polisi yang bertugas. Anehnya di Papua   banyak dikucurkan dana bermilyar-milyar baik dana Otonomi Khusus (Otsus), APBN dan APBD, tapi  kenyataannya tidak banyak diimbangi dengan pembangunan. (Jubi/Robert Wanggai)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kapolres Wajib Ungkap Kasus Korupsi Dalam Waktu 2 Bulan