Kepala Distrik Ambatkwi Akui Dianiaya Oknum Polisi

share on:
Kepala Distrik Ambatkwi, Kasianus Wanggimop. (Jubi/Arjuna)

Jayapura (29/10)—Kepala Distrik Ambatkwi, Kabupaten Bovendigoel Papua, Kasianus Wanggimop melaporkan kasus penganiayaan dirinya yang dilakukan seorang anggota polisi saat berada di pasar malam. Saat penganiayaan itu, polisi itu diduga dipengaruhi minuman keras.

 

Kasianus Wanggimop mengatakan, saat itu dirinya tak mengetahui alasannya anggota polisi tersebut menganiaya dirinya.

 

“Jadi waktu itu, Sabtu (6/10) lalu, saya dan kelurga pergi ke pasar malam. Setibanya disana saya masuk ke los salah satu keluarga untuk menunggu istri saya. Tiba-tiba seorang polisi berpangkat Briptu atas nama Rusmin yang betugas di Polsek Boma datang dalam keadaan mabuk dan memegang botol sofi,” kata Kasianus Wanggimop usai melapor ke Propam Polda Papua, Senin (29/10).

 

Briptu Rusmi lanjut dia, lalu bertanya kepada korban apakah dia pimpinan seorang yang bermana Pilemon. Korban lalu balik bertanya Pilemon siapa yang dimaksud dan pelaku mengatakan Pilemon Metemko. “Saya jawab, ya saya pimpinannya. Tiba-tiba dia langsung memukul saya dan mengenai dahi, hidung, muka dan rahang. Akibatnya saya mengalami luka dibagian itu. Setelah itu, saya menuju ke Polres Boven Digoel yang jaraknya sekitar 500 meter dari tempat kejadian untuk melaporkan hal ini,” jelasnya.

 

Namun karena merasa tidak ada tindak lanjut dari kepolisian setempat, sehingga dirinya melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke pihak Propam Polda Papua. “Saya berharap pelaku disanksi tegas agar menjadi efek jera kepada anggota polisi lainnya dan memberikan rasa percaya kepada polisi,” tegasnya.

 

Sementara itu Juru bicara Polda Papua I Gede Sumerta Jaya mengklaim belum mendapat laporan adanya penganiayaan dan pengeroyokan Kepala Distrik di Bovendigoel. Namun pihaknya tetap akan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku kepada anggotanya yang bersalah. (Jubi/Arjuna)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kepala Distrik Ambatkwi Akui Dianiaya Oknum Polisi