Aktivis KNPB Fakfak, Klismon Woi Meninggal

share on:
Jenazah aktivis KNPB yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu (facebook.com)

Jayapura,  (6/11)–Website resmi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), knpbnews.com yang dikutip tabloidjubi.com, Selasa (6/11)  telah memberitakan Klismon Woi meninggal dunia. Klismon Woi meninggal akibat penganiayaan yang dialami bersamaan dengan Ketua KNPB wilayah Sorong, Paulus Horik. Paulus Horik tewas di tempat kejadian perkara di Jalan A.Matodang, tepatnya di pinggir Sungai Fakfak, Kabupaten Fakfak.


Klismon Woi sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Fakfak. Tapi usaha para medis tak bisa menolong Klismon. Sehingga menghembuskan nafas terakhir pada pukul 12.00 WIT di RSUD Fakfak, Selasa (6/11). Setelah sebelumnya Paulus Horik dimakamkan pada Senin (5/11). Dari knpbnews.com, alm. Klismon menjalani masa-masa kritis selama dua hari akibat limpahnya yang pecah dan luka serius di muka dan rusuknya yang patah.

 

Menurut Ketua KNPB Wilayah Fakfak, Arnoldus Kocu, jenasah alm. Klismon Woi baru diantar ke rumah duka keluarga. “Kami laporkan bahwa aktivis KNPB Klismon Woi baru meninggal dan sedang dibawa pulang ke rumah duka. Sedangkan alm. Paulus Horik telah dikebumikan pada Senin (5/11),” katanya dengan nada duka.

 

Alm. Klismon Woi adalah anggota KNPB Wilayah Fakfak. Menurut informasi lapangan, Paulus dan Klismon tewas dibunuh oleh orang terlatih. Orang-orang khusus Indonesia yang selama ini memantau aktivitas perjuangan yang dilakukan oleh aktivis KNPB di wilayah Fakfak.

 

Operasi khusus terhadap aktivis KNPB mulai dilakukan oleh aparat keamanan pemerintah Indonesia sejak Ketua I KNPB, alm. Mako Tabuni ditembak mati pada 14 Juni 2012 lalu di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua. Selanjutnya operasi penangkapan, penggerebekan dan pembunuhan, terus dilancarkan oleh satuan khusus Indonesia dalam upaya membasmi gerakan perlawanan KNPB. (Jubi/Mawel)

Tags:
Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Aktivis KNPB Fakfak, Klismon Woi Meninggal