Identitas, Film Pendek Pertama Masuk Bioskop

share on:
Suasana Diskusi Film Indentitas (Jubi/Musa)

Cibubur (25/11)—Aria Kusumadewa, mengaku film pendeknya yang diberi judul ‘Identitas’ adalah karya pertama yang masuk bioskop Indonesia. Film pendek ini mampu menarik ribuan orang.

 

“Saya mulai bikin film ini dengan modal Rp. 5 juta. Modal itu tidak cukup buat sebuah film. Tapi saya berusaha apa adanya untuk menyewa orang dan mencari tempat untuk pembuatan film Identitas,” kata Aria disela-sela diskusi ratusan peserta Jambore Film Pendek 2012 di Aula Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur-Jakarta, Jumat (23/11).

 

Tak hanya kekurangan modal, kata Aria, camera yang digunakan juga bukan kamera film. camera itu cocok digunakan untuk menyuting acara pernikahan. Namun, tak menghambat keinginan kuat Aria untuk membuat film. “Saya terus berusaha dengan modal dan peralatan sederhana itu. Mulai sewa teman-teman untuk main film,” kata Aria lagi.

 

Teman-teman dekatnya dikumpulkan lalu diminta untuk menjadi pemain film. Sebagian lagi diminta untuk mengambil gambar.Semasa bekerja, Aria mengaku, pusing mencari uang untuk membeli makan dan membayar tenaganya. “Saya bilang sama mereka, kalau uang tidak cukup, saya harap kalian bantu secara sukarela,” kata Aria sembari mengenang kembali permintaannya kepada rekan-rekannya kala itu.

 

Kerja kerasnya tak terhenti dengan kendala ini. Sebaliknya terus berlanjut. Aria mulai berpikir untuk meminta Deddy Mizwar untuk bermain sebagai aji di filmnya. Tokoh perfilman ternama di Jakarta ini datang menjadi pemain. “Waktu pa haji budi datang, dia bilang kenapa tidak minta dia bantu dalam pembuatan film,” tuturnya.

 

Aria lalu memanfaatkan komentar Deddy dengan meminta bantuan dana sebesar Rp. 100 juta untuk pembayaran tenaga dan tempat. Dipertengahan, dana yang dikasih habis. Aria meminta bantuan Rp. 100 juta lagi kepada Deddy untuk menyukseskan filmnya. Peminjaman kedua ini juga nasibnya sama dengan peminjaman pertama. Ditengah jalan dana itu habis. “Saya tidak sungkan-sungkan lagi untuk minta duit lagi ke Dedi sebesar Rp. 50 juta,” tutur Aria.

 

Lantaran Aria terus meminjam, Dedi memutuskan untuk film Identitas dimasukan ke bioskop. Pasalnya, pinjaman lima puluh juta terakhir telah menuntaskan film tersebut. Ketika film pendek itu mulai dipromosi lewat bioskop, banyak peminat. Habis dipasaran. Berbagai dukungan mulai berdatangan kepada Aria baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Akhirnya, ia menuntaskan pembayaran tenaga dan tempat. Bagi Aria, pembuat film tak boleh cengeng dengan situasi dan kekurangan yang ada. Harus terus maju mengejar ide cemerlang yang hendak dilakukan.

 

Film Identitas intinya menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat yang tidak mendapat pelayanan yang baik dari pemerintah. Baik layanan pendidikakan, kesehatan dan lainnya. Mereka (masyarakat) selalu menjadi korban kebijakan pemerintah. (Jubi/Musa)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Identitas, Film Pendek Pertama Masuk Bioskop