TPN-OPM Akui Miliki Seribuan Anggota Siap Serbu

share on:
Salah satu pasukan TPN-OPM di Papua (Jubi/Levi)

Jayapura (1/12)—Salah satu pimpinan Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) di Papua, Jenderal TPN-OPM Papua Barat, Purom Okiman Wenda mengakui memiliki sekitar seribuan lebih anggota yang akan siap melakukan penyerangan ke markas aparat keamanan Indonesia, seperti kantor atau pos Polisi dan TNI di Papua.

“Saat melakukan penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Selasa pagi (27/11) lalu, saya yang pimpin dengan menurunkan 120 prajurit, tapi hanya 70 orang yang langsung menyerang ke Polsek Pirime, sisanya jaga-jaga di sekitar lokasi. Tapi jumlah kami semuanya ada sekitar seribuan lebih,” katanya, melalui telepon selulernya, Sabtu siang (1/12).

Menurut Purom, dirinya bersama kelompoknyalah yang melakukan aksi penyerangan Kantor Polsek Pirime yang menewaskan tiga anggota polisi dan membawa kabur tiga pucuk senjata milik Polsek Pirime pada Selasa pagi (27/11) lalu, termasuk menyerang rombongan Polisi-TNI saat perjalanan pulang usai dari lokasi Polsek Pirime, Rabu petang (28/11). “Itu kami yang melakukan dan tanggungjawab saya sebagai pimpinan,” katanya.

Dalam aksi penyerangan Polsek Pirime, menurut Purom, tak ada aksi baku tembak seperti informasi yang beredar, sebab tak ada perlawanan dari polisi. “Kami juga bukan melakukan pembakaran korban. Tapi kami hanya menembak anggota Polisi yang ada di kantor itu. Dalam aksi itu tak ada perlawanan, sebab kami langsung kepung,” katanya.

Saat melakukan penyerangan Polsek Pirime, kata Purom, pihaknya langsung menembak korban. “Ada yang masuk ke bawah tempat tidur, dan ada satu polisi berdiri dekat tiang bendera, serta ada satunya lagi tertembak di balik pintu saat lari lewat pintu belakang. Kami tembak menggunakan senjata lob. Tembakan-tembakan ini menimbulkan api, jadi kami bukan bakar menggunakan tangan, tapi terbakar sendiri,” katanya.

Menurut Purom, saat penyerangan di Kantor Polsek Pirime, dirinya dan anggotanya berhasil membawa kabur dua senjata AK 47, satu pistol, satu laptop dan satu handycam atau kamera dari dalam Kantor Polsek Pirime.

“Sedangkan dua orang yang tertembak saat kejadian yang sebelumnya diklaim polisi sebagai anggota TPN-OPM, jelas itu tak benar. Dua orang ini hanya warga sipil biasa, bukan anggota kami. Dua orang ini tak bisa lari saat kejadian, sebab satu orang sakit dan satunya lagi orang menderita gangguan jiwa. Dua orang ini warga biasa. Jadi mereka sudah langgar HAM sebab tembak warga sipil,” katanya.

Pada kepemimpinan TPN-OPM saat ini, kata Purom, dirinya sekarang berpangkat jenderal, yakni Jenderal TPN OPM Papua Barat. “Kami berbeda dengan kelompoknya Goliat Tabuni yang wilayahnya di sekitar Puncak Jaya, kami sudah pisah dengan mereka. Sebab Goliat sudah merubah idiologi TPN-OPM tidak lagi berjuang untuk Papua merdeka, jadi kami sudah berbeda,” katanya.

Untuk itu, kata Purom, pihaknya akan tetap terus berjuang menuntut Papua medeka. “Musuh utama kami polisi dan TNI, bukan masyarakat atau orang tak bersenjata. Makanya kami menyerang Kantor Polres Pirime dan akan terus berperang dengan polisi dan TNI, sebab itu musuh utama kami,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, Polsek Pirime di Kabupaten Lany Jaya diserang sekelompok orang bersenjata pada Selasa (27/11). Penyerangan ini mengakibatkan tiga polisi tewas, yakni Kepala Polsek Pirime Ajun Komisaris Rolfi Takubesi dan dua anggotanya, Brigadir Jefry Rumkorem, serta Brigadir Daniel Makuker. Selain Kantor Polsek Pirime dibakar, persenjataan di kantor itu dibawa kabur para pelaku.

Terus, sehari berikutnya, Rabu (28/11), sekitar pukul 18.00 WIT, Kapolda Papua Irjen Polisi Tito Carnavian dan Asintel Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Napoleon beserta rombongannya ditembaki kelompok orang bersenjata di Kampung Indawa, antara Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya dan Distrik Makki, Kabupaten Jayawijaya.

Rombongan petinggi polisi dan TNI di Papua ini diserang saat perjalanan pulang usai meninjau lokasi kejadian penembakan tiga orang anggota polisi dan pembakaran Kantor Polsek Pirime di Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. (Jubi/Levi)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TPN-OPM Akui Miliki Seribuan Anggota Siap Serbu