Minyak tanah langka di Biak, harga 1 liter capai 10 ribu rupiah

share on:
Ilustrasi (IST)

Jayapura, (14/12) – Kelangkaan minyak tanah terjadi di Kabupaten Biak Numfor. Di tengah kota, dijual 1 jerigen seharga Rp 50 ribu. Konsumen di daerah itu juga mempertanyakan tindakan pemerintah daerah dalam menangani kelangkaan minyak tanah. Bahkan tidak sedikit yang menggunakan kayu bakar sebagai bahan alternatif.

Natalia Dirsau salah satu ibu rumah tangga di daerah itu pun menulis keluh kesahnya via pesan singkat yang diterima tabloidjubi.com, Kamis, (13/12) siang. Menurut dia semestinya pemerintah daerah mengambil langkah preventif untuk tidak berdampak pada penjual minyak tanah dadakan yang mematok harga sesuka hati.

“Tolong tulis, kalau di Kabupaten Biak Numfor minyak tanah langka. Bahkan di tengah kota dijual 1 jerigen lima liter dijual 50 ribu rupiah,” tulis Ibu Natalia Dirsau via pesan singkatnya yang diterima media ini.

Mantan Kepala Kantor Departemen Agama Biak Numfor, Max Msen mengakui hal yang sama. “Memang benar, minyak tanah di Biak langka atau antrean panjang,” tulis Msen via ponsel genggamnya, Jumat, (14/12). Salah satu konsumen, Petrus Sroyer pun menanggapi beragam. Akibat kelangkaan minyak tanah, dia dan keluarganya yang tinggal di Kelurahan Mandala Biak Kota itu beralih ke kayu bakar sebagai bahan bakar alternatif. (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Minyak tanah langka di Biak, harga 1 liter capai 10 ribu rupiah