Biaya Sewa Speedboat ke Distrik Waan Capai Rp. 20 Juta

share on:
Kadis Pendidikan Merauke, Vincent Mekiuw (Jubi/Ans)

Merauke (3/1)—Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Vincentius Mekiuw mengakui jika biaya sewa speed boat untuk menuju ke Distrik Waan, mencapai kurang lebih dua puluh juta rupiah. Dengan demikian, perlunya persiapan anggaran terlebih dahulu bagi para kepala sekolah (Kepsek) yang ditugaskan di kampung-kampung di distrik tersebut.

Hal itu disampaikan Mekiuw saat ditemui tabloidjubi.com di Kantor Bappeda Merauke, Kamis (3/1). Menurutnya, sampai dengan sekarang, para kepala  sekolah (Kepsek) yang telah dilantik setahun silam, belum bergerak ke tempat tugas mereka. Karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Bupati Merauke, Romanus Mbaraka. Selain itu, perlu dilakukan penyususan terhadap anggaran untuk biaya pindah.

Khusus untuk biaya pindah setiap Kepsek, demikian Mekiuw, tidak sama dan harus disesuaikan dengan jangkauan wilayah. Contohnya, para Kepsek yang mendapatkan penempatan di kampung-kampung di Distrik Waan, jumlah uangnya lebih besar. Karena harus menyewa speed boat dari Distrik Kimaam menuju ke tempat tugas baru.

“Memang kalau untuk biaya hingga sampai ke Distrik Waan sangat besar yang berkisar antara lima belas juta hingga dua puluh juta rupiah. Karena harus menyewa speed. Saya sudah meminta kepada para Kepsek yang akan bertugas ke distrik, agar mereka bisa menyewa speed bersama-sama. Sehingga anggaran yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Nanti sampai di ibukota distrik, semua melanjutkan perjalanan ke tempat tugas di kampung-kampung,” pintanya. (Jubi/Ans)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Biaya Sewa Speedboat ke Distrik Waan Capai Rp. 20 Juta