Pemkab Dinilai Tak Peduli Pendidikan Dasar

share on:
Kadis Pendidikan Provinsi Papua, James Modouw. (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura (6/1)—Dinas Pendidikan Provinsi Papua menuding pemerintah kabupaten/kota (pemkab) tak peduli dan tak memprioritaskan pendidikan dasar. Pemda kabupaten/kota lebih mengutamakan kebutuhan mahasiswa dari kabupaten/kota tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Papua James Modouw mengatakan, banyak Pemda kabupaten/kota lebih memikirkan asrama dan beasiswa bagi mahasiswa, ketimbang memperhatikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) serta fasilitasnya.

“Banyak laporan yang kami terima dari kabupaten/kota dimana program pendidikan dasar yang telah diprioritaskan, malahan tak mendapatkan dukungan anggaran. Kadang-kadang tidak nyambung, mereka lebih prioritas mengurus asrama, ngurus anak-anak pergi beasiswa kemana-mana terus kewenangan utamanya mereka tidak perhatikan dan tidak urus,” kata James Modouw, Sabtu (5/1).

Padahal menurutnya, pendidikan dasar sudah kewajiban utama Pemda kabupaten/kota. Elit-elit kabupaten dianggap masih memiliki dimensi yang tinggi. “Ya masih menuruti apa maunya bupati, menuruti maunya DPRD. Menuruti maunya pimpinan tertinggi di kabupaten itu apa. Jadi anggaran terserap kesana,” kesalnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Papua juga menganjurkan pemerintah kabupaten/kota untuk tidak lagi mentransfer gaji guru lewat rekening, melainkan dibayarkan langsung di kecamatan terdekat. Hal ini dilakukan karena selama ini banyak guru menerima gaji, namun tak pernah ditempat.

“Gaji guru harus diterima di kecamatan. Kepala sekolahnya datang kesana dengan bawa absen kehadiran guru. Itu kebijakan yang bisa membuat semua guru kembali dan bekerja di kampung-kampung. Guru tidak bisa dipaksa dengan ancaman, kalau gaji tetap masuk rekening, sama saja. Salah satu kabupaten yang telah memberlakukan pembayaran gaji langsung adalah Kabupaten Merauke,” tandas James Modouw. (Jubi/Arjuna)  

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Dinilai Tak Peduli Pendidikan Dasar