Persidafon Hanya Punya Modal Semangat Bermain Bola

share on:
Johanes Nabar terjatuh saat perkuat tim PON Papua di Riau dan sekarang ikut perkuat tim Persidafon di ISL 2012-2013.(Jubi/ist)

Jayapura,(7/1) Tim asuhan Erens Pehelerang ini telah berangkat ke Malang dengan persiapan seadanya dan lebih banyak melakukan ujicoba melawan  klub-klub lokal di Kabupaten Jayapura.  Bermodalkan pemain lama dan beberapa pemain eks PON serta Persidafon U21, Eduard Ivakdalam bertekad ikut ISL 2012-2013.

Johanes Nabar salah satu bintang Persidafon tetap bertekun ikut berlatih walau belum ada ikatan kontrak. Apalagi tim Persidafon sudah sembilan  bulan  belum membayar hak-hak pemain saat musim 2011-2013. Pihak menejemen berjanji akan membayar pada 9 Januari, sebelumnya akan membayar pada 6 Januari lalu.

Berbeda dengan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan di Persija Jakarta tetap menolak ikut bermain setelah gaji mereka dibayar lunas. Buktinya saat Persija melawan Persisam Samarinda dengan skor imbang, 1-1, kapten Persija hanya duduk manis di tribun penonton.

Asisten Manajer Persidafon Iwan Nazaruddin hanya bisa bilang, Persidafon adalah klub miskin dan bisa bertahan di dalam ISL sudah merupakan prestasi besar. Memang betul Persidafon  masih menanti sisa gaji yang belum dibayar kepada  anak-anak Persidafon. Walau demikian semangat untuu bermain sepak bola tetap terpatri di dalam hati sanubari anak-anak Papua termasuk beberapa pemain asing dan pemain dari luar  Papua, Bejo Sugiantoro dan kawan-kawan.

“Ya  kalau dilihat dari persiapan , artinya kita harus kerja ektra keras dan realistis,”kata pelatih Kepala Erens Pehelerang kepada tabloidjubi.com via smsnya , Senin(7/1). Dia menambahkan walau demikian  harus tetap berjuang untuk meraih hasil yang baik.”Minimal tak mengecewakan,”katanya seraya menambahkan soal pembayaran sisa gaji selama sembilan bulan tampaknya molor atau ditunda.

Mantan pelatih PON Papua Ferdinando Fairyo karena beberapa mantan pemain PON 2012 seperti Ronald Setmob dan Johanes Nabar akan bermain serius untuk membuktikan kalau mereka juga layak bermain di ISL 2012-2013 bersama Persidafon. “Saya melihat pemain PON Papua 2012 akan memanfaatkan peluang emas ini untuk menunjukan kebolehan mereka,”kata Fairyo.

Sementara itu Eduard Ivakdalam dan kawan-kawan Senin(7/1) berangkat  ke Surabaya  dengan membawa sebanyak  14 pemain. Sedangkan lima pemain akan bergabung di Malang masing-masing Bejo Sugiantoro, Rasmoyo, Dian Ananda, Marcelo Cirelly dan Kim Jong.

Kapten Persidafon dan juga merangkap asisten pelatih Eduard Ivakdalam mengatakan tim bertajuk Laskar Gunung Cykloop siap bertarung melawan Arema Malang dan Gresik United. Ivakdalam mengakui para pemain merasa enjoy dengan materi latihan yang ada antara lain kelincahan, kekuatan dan stamina dalam beberapa latihan dan ujicoba bertanding melawan tim-tim lokal di Kabupaten Jayapura. (Jubi/Dominggus A Mampioper)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Persidafon Hanya Punya Modal Semangat Bermain Bola