Kapolda: “Pilkada Aman atau Tidak, Ditentukan Banyak Pihak”

share on:
Kapolda Papua Irjen Polisi Tito Karnavian dan Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi I Gede Sumerta Jaya (Jubi/Levi)

Jayapura (11/1)—Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, masalah aman atau tidaknya Pemilu Kada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua ditentukan oleh banyak pihak, mulai dari Kepolisian, TNI, KPU, Panwaslu, para calon, dan masyarakat. Namun potensi juga bisa muncul dari beberapa faktor.

“Untuk masalah Pemilukada dimana sudah masuk massa kampanye, aman atau tidaknya ditentukan oleh banyak pihak, mulai dari Kepolisian, TNI, potensi bisa muncul juga dari beberapa faktor lain, ditentukan juga dari kemampuan KPU untuk mengakomodir berbagai pihak, Panwaslu bersikap adil, objektif, netral, berani bertindak tegas menegur pelanggaran, kemudian para peserta,” kata Kapolda Tito Karnavian kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (11/1).

Dia menilai, jika para peserta Pemilu Kada mampu menahan diri untuk tidak melakukan langkah-langkah anarkis, kalau tidak sependapat dilakukan dengan mekanisme hukum, kemudian tidak mengajak menghalalkan segala cara untuk memenangkan, kemudian dari masyarakat memberikan hak pilihnya dan tidak terintimidasi dan ikut menjaga semua elemen pasti akan berjalan baik.

Lanjutnya, jika dilihat sementara ini, KPu telah melakukan langkah-langkah verifikasi dan sudah ada gugatan, tetapi itukan gugatan hukum jadi tidak masalah. “Silahkan tinggal kita melihat keputusan PTUN, kalau ada yang tidak puas dengan keputusan itu silahkan lakukan prosedur hukum lagi, naik banding tetapi jangan sampai melakukan pelanggaran anarkis yang melanggar hukum,” tambahnya.

Kapolda juga menilai, Panwaslu juga sudah mulai melakukan langkah-langkah pengawasan. Sementara untuk TNI dan Polri juga sudah melakukan apel kesiapsiagaan, guna mengidentifikasi kemungkinan potensi konflik, kerawaanan, dan gangguan serta sudah membuat konsep operasi dengan memanfaatkan seluruh anggota untuk bergerak.

“Personil-personil sudah di dorong, diberikan pengarahan dan dukungan. Ini semua sudah dilakukan. Kemudian kita lihat dari segi peserta cukup bagus, dimana mereka sudah melakukan deklarasi damai, kalau deklarasi ini dilakukan secara konsisten (damai) tidak menghalalkan segala cara, kemudian mengajak tim sukses dan masyarakat untuk tidak melakukan aksi anarkis, saya cukup optimis Pemilukada akan berjalan cukup aman dan lancar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Kapolda berharap masyarakat memberikan partisipasi dan juga turut mengawasi, baik kalangan gereja, adat, pemuda, intelektual, akademisi, serta media semua mengawasi dengan cukup baik, maka potensi kerawanan akan sangat rendah sekali.

“Termasuk media, dalam pembritaan baik dalam setingnya maupun dalam pemberitaannya, penulisannya kontennya dilakukan dengan nuansa mendinginkan, kalau nuansanya provokatif itu bisa memanaskan dan bisa terjadi potensi kerawanan,” katanya. (Jubi/Alex)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kapolda: “Pilkada Aman atau Tidak, Ditentukan Banyak Pihak”