PEMERINTAH, AGAMA DAN ADAT HARUS SEJALAN

share on:
Wabup Merauke, Sunarjo serahkan bantuan kepada beberapa petani (Jubi/Ans)

Merauke (13/2)—Wakil Bupati Merauke, Sunarjo mengungkapkan, antara pemerintah, agama dan adat, haruslah sejalan dan mempunyai satu pemikiran untuk bagaimana bergandengan tangan secara bersama-sama membangun negeri ini, terutama  memajukan masyarakat di kampung-kampung. Tidak mungkin pemerintah harus berjalan sendiri. Jika itu terjadi, otomatis kegiatan pembangunan akan menjadi pincang.

Hal itu disampaikan Wabup ketika memberikan sambutan pada syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Merauke-111 tahun yang berlangsung di Lapangan Mandala, Rabu (12/2).  Menurutnya, pembangunan harus jalan dengan baik demi kemajuan masyarakat. Olehnya, kepada semua komponen yang memiliki kepintaran, agar dapat diberikan kepada pemerintah. Jangan hanya berkomentar dan mengkritisi melulu. Tetapi minimal harus adanya buah pikiran cerdas yang diberikan.

Pemerintahan sekarang, lanjut Wabup, lebih memberikan fokus perhatian terhadap pendidikan bagi putra-putri orang Marind. Kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi terutama di fakultas kedokteran maupun fakultas kejuruan lain, terus dibangun. Karena faktanya bahwa diusia satu abad lebih ini, belum ada satupun orang Marind yang menjadi dokter maupun insinyur. “Ini harus kita buka ke publik agar semua orang menjadi tahu,” katanya.

Selain itu, lanjut Wabup, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melakukan kerjasama dengan Surya Institut dalam dua tahun terakhir dengan mengirim anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) guna digembleng di lembaga pendidikan tersebut, terutama dalam bidang ilmu eksakta. “Kami lebih memfokuskan kepada anak-anak yang diambil dan diseleksi langsung dari kampung-kampung,” ungkapnya. (Jubi/Ans)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PEMERINTAH, AGAMA DAN ADAT HARUS SEJALAN