17 MILIAR UNTUK PENYELESAIAN BANDARA BOTAWA

share on:
Anggota Komisi D DPR Papua, Boy Markus Dawir. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 19/2 (Jubi)Anggota Komisi D DPR Papua yang membidangi infrastruktur, Boy Markus Dawir mengatakan, pihaknya telah mendorong dana sebesar Rp17 miliar dalam APBD Provinsi Papua tahun 2013 yang telah disahkan Desember lalu, guna penyelesaian pembangunan Bandara Botawa di Kabupaten Waropen. “Ini untuk penyelesaian tahap akhir. Desember tahun lalu, sudah dilakukan tes lending di Bandara Botawa,” katanya, Selasa (19/2).

Boy yang juga perwakilan dari Dapil VI, yakni Waropen, Serui, Biak Numfor, Supiori, Mamberamo Raya dan Sarmi berharap, dengan adanya gelontoran dana APBD Provinsi tersebut, pengerjaan bandara Botawa rampung tahun 2013 ini, sehingga sudah bisa digunakan untuk akses penerbangan ke Kabupaten Waropen.

“Kita harapkan juga agar dana yang sudah didorong itu bisa digunakan secara maksimal untuk menyelesaikan bandara tersebut. Kita mendorong Dinas Perhubungan agar dengan dana yang cukup besar itu, pengerjaan bandara bisa selesai bulan Okober dan jadi hadiah Natal bagi masyarakat Kabupaten Waropen. Sehingga masyarakat dari Jayapura atau Biak yang ingin ke Waropen sudah bisa langsung ke sana dengan pesawat terbang dan mendarat di Bandara Botawa,” kata Boy.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Bupati Waropen, Yesaya Buinai mengatakan, akses ke wilayah pemerintahannya yang hanya bisa ditempuh lewat jalur laut membuat Pemkab setempat mengambil sikap membangun bandara. “Pembangunan bandara ini menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Waropen guna memudahkan akses masyarakat saat akan ke daerah lain atau sebaliknya. Masyarakat Waropen kesulitan akses transportasi saat gelombang sedang pasang, karena satu-satunya jalur yang bisa digunakan masyarakat hanya lewat laut,” ujar Yesaya Buinani. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  17 MILIAR UNTUK PENYELESAIAN BANDARA BOTAWA