BIAYA TAK TRANSPARAN, TPK UNCEN PALANG KAMPUS

share on:
SALAH SATU ORATOR DARI SEDANG BERORASI (JUBI/APRILA)

Jayapura, 26/2 (Jubi)—Tim Peduli Kampus (TPK) Universitas Cenderawasih (Uncen) memalang Kampus Uncen di Perumnas III Waena terkait biaya perkuliahan, dianggap tak transparan. Hal ini dilakukan pada Selasa (26/2), yang mengakibatkan seluruh kegiatan akademik tak berjalan seperti biasanya.

“Kami gabungan dari semua semua fakultas dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga senat-senat fakultas dari program studi yang ada. Kami datang untuk menuntut penjelasan penggunaan anggaran di kampus ini,” kata Ismail Alua dari TPK Uncen.

Menurut Alua, dari kepemimpinan rektor sebelumnya, Kambuaya sampai sekarang ini banyak bangunan yang sudah menjadi kumuh dan tidak diperhatikan lagi. Fasilitas laboratorium, perpustakaan, jalan raya naik ke kampus ini maupun kampus lama juga tidak mendapat perhatian.

“Anggaran yang masuk ke Uncen ini yang kami tahu berjumlah sangat besar. Undang-undang Otonomi khusus juga menjamin setiap instansi yang ada termasuk Uncen tetapi sementara ini kami melihat tidak ada realisasi yang nyata. Banyak kendaraan-kendaraan Uncen yang tak lagi digunakan karena sudah rusak tetapi tak diganti yang baru. Mahasiswa yang menjadi korban,” jelas Alua yang sekaligus Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) Uncen.

Christina Tatogo, salah satu mahasiswi Uncen yang akhirnya tidak dapat melakukan aktivitas kuliahnya hari ini saat ditemui tabloidjubi.com di depan gapura Uncen Perumnas III menganggap aksi damai yang dilakukan mahasiswa kali ini cukup baik. “Ya, cukup baik karena mereka mempertanyakan transparansi biaya pendidikan kepada pihak kampus,” demikian kata Tatogo ke tabloidjubi.com, Selasa (26/2) di Waena. (Jubi/Aprila Wayar)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BIAYA TAK TRANSPARAN, TPK UNCEN PALANG KAMPUS