KOORDINATOR TIM PEMENANGAN ALEX MARTHIN DIPOLISIKAN

share on:
Farida sedang diambil keterangannya di Polres Merauke. (Jubi/Ans)

Merauke, 26/2(Jubi)Koordinator tim pemenangan Alex Marthin Subadrio Lahaba, dilaporkan kepada  SPK Polres Merauke. Pasalnya tiga orang dari 28 saksi di Kelurahan Seringgu Jaya merasa ditipu oleh Koordinator Tim Pemenangan Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur Papua, Alex Hezegem- Marteh Kayoi, Subadrio Lahaba. 

“Sampai sekarang, honor-honor bagi para  saksi belum juga diselesaikan. Padahal, pelaksanaan pencoblosan telah selesai beberapa waktu lalu,” kata salah seorang saksi pasangan Alex-Marthen, Farida Letsoin ketika ditemui tabloidjubi.com di Polres Merauke, Selasa (26/2).

Dia menuturkan, mereka dijanjikan akan dibayar setiap orang sebesar  satu juta rupiah. “Itu adalah tawaran dari Lahaba kepada kami saat itu. Namun sayangnya, setelah pencoblosan dan perhitungan surat suara, kami belum dibayar sampai sekarang,” ungkapnya.

Total dana yang harus diberikan, kata Letsoin yakni dua puluh delapan juta untuk 28 orang saksi di Kelurahan Seringgu Jaya. Sesuai informasi yang diperoleh jika saksi-saksi di kelurahan lain, telah dibayar meskipun nilai uang yang diterima berkisar antara dua ratus ribu hingga tiga ratus ribu. “Kami sendiri sampai sekarang, belum terima satu sen pun,” ujarnya.

Dia mengakui sudah beberapa kali  mendatangi sekretariat, namun pintunya selalu tertutup rapat. Ketika ditelpon, handphone tak diangkat. “Terus terang, kami juga manusia dan merasa telah ditipu Lahaba. Sehingga langkah yang dilakukan adalah melaporkan ke Polres Merauke, sekaligus meminta agar diproses secara hukum,” pintanya. (Jubi/Ans)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KOORDINATOR TIM PEMENANGAN ALEX MARTHIN DIPOLISIKAN