PINTU KANTOR PT MRJ SELALU TERTUTUP

share on:

Dyah Puspasari yang sempat tersesat selama 20 hari. Jubi/Ans

Merauke, 4/3 (Jubi)—Para awak media yang berusaha untuk ingin melakukan wawancara bersama pimpinan PT Merauke Rayon Jaya dengan alamat kantor di Jalan Brawijaya, selalu mengalami kesulitan.

Kesulitan itu karena pintu kantornya selalu tertutup rapat. Bahkan, kabar terakhir yang diperoleh, Dyah Puspasari yang tersesat selama 21 hari di tengah hutan di Kampung Selou, Distrik Muting, telah berangkat ke Jakarta pada Minggu tanggal 3 Maret 2013.

Sebagaimana disaksikan tabloidjubi.com, Senin (4/3) sekitar pukul 10.30 Wit, kantor tersebut masih tertutup. Sehari sebelumnya, salah seorang petugas mengatakan, baik Dyah maupun pihak perusahan, telah memberikan kepercayaan kepada Badan SAR Merauke untuk menyampaikan informasi setelah keduanya ditemukan kembali.

“Sesuai pesan yang disampaikan Dyah kepada saya, untuk sementara dia masih istirahat dan tidak bisa diganggu, karena kelelahan. Nanti setelah staminanya pulih kembali, bersangkutan akan memberikan keterangan pers kepada rekan-rekan wartawan pasca tersesatnya mereka di tengah hutan,” kata petugas itu sambil masuk kembali ke dalam kantor tersebut.

Sementara itu, dalam reles yang dikeluarkan Badan SAR Merauke, sesuai pengakuan Dyah, dirinya dalam keadaan sehat dan tak kurang satupun. Hanya saja berat badan yang turun hingga mencapai sebelas kilo. “Saya juga telah menghubungi ibu di Yogyakarta setelah sampai di Tamuli beberapa hari lalu,” tulis  Humas Badan SAR Merauke, Vera mengutip kata-kata Dyah. (Jubi/Ans)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PINTU KANTOR PT MRJ SELALU TERTUTUP