MK DIHARAP BIJAK PUTUSKAN SENGKETA PILGUB PAPUA

share on:
Pasangan Cagub/Cawagub Papua Terlipih, Lukas Enembe-Klemen Tinal. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 10/3 (Jubi) – Mahkamah Konstitusi (MK) diharapkan bijaksana memutuskan sengketa Pemilukada Papua yang rencananya digelar, Senin (11/3).

Ketua DPR Papua, John Ibo mengatakan, MK perlu  menghargai jerih payah rakyat Papua yang telah menyukseskan seluruh tahapan Pemilukada setelah dua tahun tertunda. Apa yang menjadi pilihan rakyat harus dihormati karena merekalah pemegang kedaulatan.

“MK harus mempertimbangkan aspek tersebut. MK harus melihat kepentingan rakyat Papua, sehingga memberikan putusan yang bijak. Kandidat yang menggugat juga harus menghargai pilihan rakyat yang telah memilih pasangan terpilih,” kata John Ibo akhir pekan kemarin.

Menurutnya, semua kandidat mestinya mengerti makna demokrasi. Jangan hanya sekedar dijadikan kata politik semata. Tapi harus bermakna sehingga apa yang jadi pilihan rakyat harus dihargai. Apalagi sebelum pencoblosan semua kandidat sepakat menyukseskan Pemilukada dan siap memang, siap kalah.

“Sekarang mari buktikan komitmen itu, bukan sekedar ucapan saja. Kita juga berharap, pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih segera dilantik, agar Papua memiliki pemimpin definitif guna melanjutkan pembangunan yang selama dua tahun tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Dikatakan, sangat disayangkan jika Papua tak memiliki pemimpin yang bisa mengelola anggaran. Terkadang anggaran tersebut tidak sesuai peruntukkanya jika tidak dikelola gubernur definitif karena Pejabat Gubernur memiliki keterbatasan kewenangan.

“Saya rasa rakyat juga mengharapkan pasangan terpilih segera dilantik agar mereka bisa secepatnya melayani rakyat. Kemenangan mereka merupakan kemenangan rakyat, dan cerminan Pemilukada Gubernur Papua tahun 2006 lalu. Sehingga jika sekarang Lukas Enembe menang itulah pilihan rakyat. Seluruh masyarakat Papua harus mendukungnya,” katanya. (Jubi/Arjuna) 

Tags:
Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  MK DIHARAP BIJAK PUTUSKAN SENGKETA PILGUB PAPUA