PELAYANAN BAGI MASYARAKAT DI KABUPATEN BOVEN DIGOEL BELUM BERJALAN BAIK

share on:
Wakil Bupati Boven Digoel, Yesaya Merasi (Jubi/Ans)

Merauke (18/3)— Wakil Bupati Boven Digoel, Yesaya Merasi mengakui jika pelayanan bagi masyarakat di kampung-kampung, belum berjalan dengan baik. Hal itu diakibatkan oleh topografi wilayah yang sangat jauh. Olehnya, dengan perjuangan pemekaran Kabupaten Muyu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel sangat memberikan dukungan. Sehingga masyarakat di kampung terutama di daerah perbatasan dengan Negara PNG, dilayani secara maksimal.

Hal itu disampaikan Merasi saat ditemui tabloidjubi.com di Swisbell Hotel beberapa hari lalu. Dikatakan, sebagai kabupaten induk, tentunya Pemkab Boven Digoel sangat memberikan dukungan terhadap perjuangan pemekaran Muyu yang sedang dilakukan oleh Martinus Torip bersama beberapa teman lainnya. “Saya kira, pemekaran daerah tersebut adalah murni aspirasi masyarakat dan tidak ada kepentingan para elit,” tandasnya.

Diakui jika beberapa waktu lalu, tim dari DPD RI telah berkunjung secara lansung ke calon kabupaten tersebut guna melihat  dari dekat berbagai fasilitas pendukung termasuk pembangunan yang ada. Dan, hasilnya sangat positif. Bahkan, dua hari kemudian, Pemkab Boven Digoel bersama tim pemekaran diundang DPD guna memberikan presentasi.
“Saya hadir langsung sekaligus memberikan presentasi kepada hampir semua anggota DPD RI. Hasilnya, mereka menerima dan mendukung penuh agar Muyu harus berdiri sendiri. Tidak hanya di DPD, tetapi juga dipanggil Ketua Komisi II DPR RI. Beliau memberikan suatu apresiasi dan mendukung penuh pemekaran daerah tersebut,” ujarnya.

Merasi menambahkan, jika telah disahkan DPR RI, maka tentunya Boven Digoel sebagai kabupaten induk, harus memberikan dukungan dana. “Memang kami telah merancang untuk menyiapkan anggaran senilai Rp 5 milyar yang nantinya akan dimanfaatkan dalam operasional pemerintahan serta kegiatan-kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Jubi/Ans)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PELAYANAN BAGI MASYARAKAT DI KABUPATEN BOVEN DIGOEL BELUM BERJALAN BAIK