YPKM: PELAYANAN RS YOWARI MASIH STANDAR

share on:
T.G. Buctarbuctar saat memberikan keterangan kepada pers, Senin (19/3) di Sentani, kabupaten Jayapura, Papua. (Jubi/Mawel)

Sentani, 19/3 (Jubi)—Hasil penelitian Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat (YPKM) Papua di tahun 2010 membuktikan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Yowari masih  jauh dari harapan.

Masyarakat masih merasa belum puas dengan penampilan fisik dan ketangapan dalam pelayanan. “Pihak rumah sakit masih belum tanggap dan penampilan menjadi persoalan kepuasan masyarakat,” ujar T.G. Buctarbuctar direktur YPKM kepada wartawan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (19/3).

Pelayanan petugas terhadap pasien masih kurang. Petugas tidak bisa memberikan jaminan hidup kepada pasien. Harapan hidup pasien makin jauh. “Makin lama di rumah sakit, pasien makin sakit. Sementara untuk penampilan, menyangkut dua hal, yakni fisik rumah sakit dari segi fisik dan penampilan fisik para medis,” ungkapnya.

Karena itu menjadi masalah, dia berkesimpulan, kepuasaan masyarakat tehadap Rumah Sakit Yowari masih standar.  “Masih status cukup atau tidak di bawah standar atau di bawa standar. Itu berdasarkan hasil penelitian YPKM Papua tehadap 10 rumah sakit di Papua pada tahun 2011,” katanya.

Ada empat hal yang menjadi tolok ukur kepuasaan masyarakat, yakni penampilan seperti gedung dan petugas, terus kehandalan fasilitas, ketangpapan, dan empati yang membuat pasien merasa aman atau tidak. “Pemerintah Kabupaten Jayapura mengakui sejumlah kekurangan yang ada. Fasilitas perlu kita cek kembali dan dokter spesialis, selain dokter bedah masih kurang,” ujarnya. (Jubi/Mawel)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  YPKM: PELAYANAN RS YOWARI MASIH STANDAR