PAD KABUPATEN PEMEKARAN TERENDAH DI INDONESIA

share on:
Kadispenda Papua, Yanuarius Resubun (Jubi/Alex)

Jayapura,  20/3 (Jubi) —Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Yanuarius Resubun mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten pemekaran yang terletak di wilayah pegunungan Papua adalah yang terendah di seluruh Indonesia.

“PAD kabupaten pemekaran di Papua terendah di Indonesia, dimana hanya berkisar Rp50 sampai Rp100 juta. Seharusnya pemerintah di setiap kabupaten tidak berpikir bagaimana harus menghabiskan uang tapi bagaimana harus menghasilkan uang,” kata Yanuarius Resubun kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (20/3).

Sejauh ini, ujar Resubun, PAD yang relatif cukup baik ada di Jayapura, Merauke, Timika, dan Nabire. Sementara di wilayah pegunungan tengah Papua termarginalkan. “Kita harap tidak boleh ada kesan PAD hampir tidak ada, sementara ada yang begitu besar seperti Timika. Daerah pemekaran relatif PAD sangat rendah, dan ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Menanggapi itu, tegas Dia, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dimana akan melibatkan semua Dinas Pendapatan Daerah dari 29 kabupaten/kota. “Dalam Rakorda nanti akan dibahas juga bagaimana meningkatkan PAD terutama di daerah-daerah pemekaran. Sebab pemerintah pusat sudah memperingatkan daerah pemekaran harus punya PAD, karena kalau tidak akan dilikuidasi,” tegasnya. (Jubi/Alex)

Editor : Cunding Levi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PAD KABUPATEN PEMEKARAN TERENDAH DI INDONESIA