TIGA PNS JADI TERSANGKA, PEMKOT BELUM BERTINDAK

share on:
Sekda Kota Jayapura, RD Siahaya. (Jubi/Sindung)

Jayapura, 28/3 (Jubi) – Pemerintah Kota Jayapura belum bisa menyikapi terkait penetapan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terhadap tiga pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi bingkisan hari raya pada tahun 2010 yang telah merugikan negara sebesar Rp1 miliar.

“Kita belum tahu bagaimana proses selanjutnya, sehingga kami dengan aturan kepegawaian belum bisa menyikapi itu, yang jelas kami mengikuti perkembangan proses yang dilakukan oleh kejaksaan,” ungkap Sekda Kota Jayapura RD Siahaya ke tabloidjubi.com di Kantor Walikota Jayapura pada Kamis (28/03)

Dikatakan, pemprosesan ketiga PNS Kota Jayapura ini belum dilakukan sebab dirinya belum menerima secara resmi surat penetapan tersangka dari Kejati tersebut, “jelasnya begini, bahwa setiap orang itu patuh kepada hukum, dan hal yang terpenting bagi kejaksaan tinggi yang sedang melaksanakan tugas, kami harap supaya  itu bisa diletakkan pada proses yang sesuai dengan ketentuan yang ada,” tambah Siahaya.

Sekda menegaskan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang, yang dalam hal ini adalah Kejati Papua, dan mengajak semua pihak untuk tidak berandai-andai dalam perkembangan masalah ini karena kasus ini belumlah final dan masih dalam proses. “Yang pasti sebagai warga Negara maka semua orang harus patuh pada hukum yang berlaku, termasuk juga para jajaran PNS di Pemkot Jayapura,” tukasnya. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TIGA PNS JADI TERSANGKA, PEMKOT BELUM BERTINDAK