FORMAT BB-5 PERLU DITINJAU ULANG

share on:
Anggota KPUD Kabupaten Lanny Jaya, Yan Matuan. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 22/4 (Jubi) – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) No.07 Tahun 2013 tentang pecalonan anggota DPR, DPR provinsi dan DPR kabupaten/kota perubahan Peraturan KPU No.13 Tahun 2013 tentang petunjuk teknis persyaratan pencalonan pada format BB-5 dinilai perlu ditinjau ulang.

Anggota KPU Kabupaten Lanny Jaya, Papua yang juga Kadiv. Hukum & Public Relation, Yan Matuan mengatakan, format model BB-5 terkait pernyataan pengunduran diri sebagai anggoata DPR, DPR provinsi dan DPR kabupaten/kota serta surat keputusan pemberhetian sebagai anggota DPR atau surat keterangan pemberhentian yang sedang diproses. Dalam item itu anggota DPR yang sementara menjabat atau melaksanakan tupoksinya sebelum jabatan berakhir.

“Sementara ketentuan mengharuskan membuat pernyataan penguduran diri disertai surat keputusan pemberhetian sebagai anggota dewan sebelum dicantumkan dalam Daftar Calon Tetap atau DCT dalam formulir BE-1. Sehingga jabatan sebagai anggota dewan dengan sendirinya akan berakhir seketika. Sementara SK pemeberhentian masa jabatan akan berakhir saat pelantikan anggota dewan terpilih periode 2014-2018. Untuk itu ini perlu ditinjau ulang,” kata Yan Matuan kepada tabloidjubi.com lewat rilis persnya, Senin malam (22/4).

Pihaknya mempertanyakan masa sisa jabatan lima bulan kedepan dengan tupoksi sebagai anggota dewan bila terjadi kekosongan jabatan. Hal tersebut perlu ada penjelasan secara rinci dalam pedoman teknis pemenuhan pemberkasan calon. Untuk itu ia menyarankan KPU Provinsi dan kabupaten/kota segera meriview dalam redaksi format model BB-5.

“Mestinya  menjelaskan pedoman teknis  khusus  secara rinci pernyataan pengunduran diri khusus bagi anggota DPR yang aktif melaksanakan tugas dan menjabat sebagai anggota DPR. KPU perlu membuat peraturan Nomor 14 Tahun 2013 tetang teknis perubahan format model B-5 secara rinci, khusus tentang mekanisme dan pengisian kekosongan jabatan anggoata DPR. Di Kabupaten Lanny Jaya ada 25 anggota DPRD yang berminat mencalonkan diri lagi pada Pleg 2014,” ujarnya.

Pihaknya khawatir terjadi salah tafsir dalam menjelaskan dengan clear. KPU sebagai penyelenggara justru jadi sasaran kritik yang dapat menghambat tugas dan tangungjawabnya.

“Faktanya 25 anggota DPRD Kabupaten Lanny Jaya yang berminat ikut mencalonkan diri mendatangi kantor KPU dan memprotes format model bb-5, karena masih rancu dan kabur,” kata Yan Matuan. (Jubi/Arjuna) 

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  FORMAT BB-5 PERLU DITINJAU ULANG