LANGGAR KODE ETIK, KPU KEPULAUAN YAPEN DIBERHENTKAN

share on:
Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Yapen saat hadiri sidang kode etik melalui vide teleconference belum lama ini di Mapolda Papua (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, 28/4  (Jubi) –  Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia mengeluarkan maklumat Nomor: 2/DKPP-PKE-II/2013 mengenai pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu oleh KPU Kabupaten Kepulauan Yang sebagaimana yang diadukan atau dilaporkan oleh saudara James Matheus Rumatora sebagai pengadu.

Dalam maklumat yang dikeluarkan, Kamis, 25 April 2013 itu, DKPP memutuskan menerima pengaduan pengadu untuk menjatuhkan sangsi berupa pemberhentian tetap kepada teradu yakni kepada Ketua dan anggtoa KPU Kabupaten Kepulauan Yapen atas nama Nikanor Rumaikewi, Rinaldi Piris, Emma Duwiri, Marthen Luther Ayomi dan Petrus Hendrik Aba.

Dalam putusan itu, keanggotaan KPU Kabupaten Kepulauan Yapen terhitung sejak dibacakannya putusan tersebut memerintahkan kepada KPU Provinsi Papua untuk melaksanakan putusan tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memerintahkan KPU dan Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Keputusan yang dibacakan dalam sidang DKPP di kantor DKPP jalan MH. Thamrin No 14 Jakarta itu, bersifat final dan mengikat. Sebagaimana Maklumat yang dibacakan langgung oleh Ketua DKPP, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH itu saat dikonfirmasi kepada salah satu kandidat calon Bupati Kepulauan Yapen, Petrus Y. Mambay merasa bersyukur. Kepada tabloidjubi.com, Minggu, Mambay mengatakan kemungkinan kedepannya akan dibentuk panitia transisi pemerintahan Kabupaten Yapen, karena pemerintahan sekarang adalah lahir dari sebuah kesalahan yang dilakukan oleh KPU Yapen akibat tidak digelarnya Pemilukada ulang.

Adam Arisoy mantan Panwas Jayawijaya saat diminta tanggapannya terhadap masalah ini, dia setuju, jika DKPP memecat keanggotaan KPU Kepulauan Yapen tersebut. Hal itu kata Adam Arisoy sebagai pembejalaran politik untuk di kemudian hari KPU tidak main-main dengan tugas utamanya sebagai ‘wasit’.

Dia mengusulkan untuk kedepannya, penting anggota KPU menandatangani kontrak politik sehingga di kemudian hari tidak buat blunder yang akirnya merugikan semua pihak. KPU Yapen termasuk Waropen kata Adam Arisoy adalah termasuk lembaga KPU yang sering kali bongkar pasang dan ganti KPU. (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  LANGGAR KODE ETIK, KPU KEPULAUAN YAPEN DIBERHENTKAN