DANA OTSUS JALAN, MASIH ADA ORANG PAPUA YANG MISKIN

share on:

Kegiatan tarik tambang di Lapangan Pemda Merauke. Jubi/Ans

Merauke ,1/5(Jubi)Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, meskipun Otonomi Khusus (Otsus) sedang berjalan beberapa tahun. Namun masih terdapat masyarakat Papua yang miskin dan belum dapat menolong dirinya sendiri di atas harta kekayaan yang dimiliki.

“Olehnya, berbagai konsep besar sudah dan sedang dijalankan sekarang yakni Gerakan Pembangunan Kampungku (Gerbangku),”katanya dalam sambutannya pada upacara peringatan kembalinya Irian Barat ke Pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapangan Pemda, Rabu (1/5).

Dikatakan, kembalinya Papua ke pangkuan NKRI, memiliki arti sangat penting bagi pendidikan politik Bangsa Indonesia. Dimana, pengembaliannya melalui cara dan prosedur sah serta demokratis serta diterima masyarakat Internasional.

Dijelaskan, dengan 50 tahun kembalinya Papua ke wilayah NKRI, berbagai  sektor pembangunan telah dijalankan. Meskipun dengan segala keterbatasan yang dimiliki, namun sudah melangkah maju mengukir segala hasil pembangunan dalam kerangka Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus).

“Kita sebagai generasi sekarang, patut bersyukur kepada Tuhan dan selayaknya berterimakasih  untuk mereka yang telah berjuang bahkan mengorbankan jiwa dan raganya demi pembebasan Irian Barat  yang kini telah berubah nama menjadi Papua. Hal tersebut dilakukan melalui sidang dewan musyawara pendapat rakyat Irian Barat yang menyatakan mutlak wilayah NKRI,” katanya.

Ditambahkan, pemerintah akan terus berupaya keras untuk memajukan kehidupan masyarakat Papua, disamping semakin sejahtera, juga mendapatkan kesejahteraan, kehormatan, harga diri maupun martabat kemanusiaannya sebagai bagian dari keluarga besar Bangsa Indonesia. (Jubi/Ans)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DANA OTSUS JALAN, MASIH ADA ORANG PAPUA YANG MISKIN