TOTAL IMPOR PAPUA 69.44 JUTA DOLLAR

share on:
Kepala BPS Papua, Didik Koesbianto (Jubi/Alex)

Jayapura, 1/5 (Jubi) – Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, total impor Papua pada Februari 2013 sebesar 69,44 juta dollar yang terdiri atas impor migas 14,20 juta dollar dan impor non migas 55,24 juta dollar.

“Komoditi dengan andil terbesar adalah bahan bakar diesel senilai 12,71 juta dollar (18,31 persen), kemudian diikuti oleh Suku cadang alat berat senilai 9,57 juta dollar (13,78 persen). Impor bahan bakar diesel di bulan Februari 2013 seluruhnya di datangkan dari Singapura,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Didik Koesbianto kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (1/5).

Dia menjelaskan, impor kumulatif Januari-Februari 2013 Provinsi Papua sebesar 69,97 juta dollar atau turun 47,59 persen dibandingkan total impor Januari-Februari 2012. “Penurunan terjadi baik pada impor migas akibat turunnya volume impor bahan bakar diesel yang turun 66,99 persen, maupun pada impor non migas utamanya karena turunnya impor kendaraan dan bagiannya (HS87). Neraca perdagangan Papua pada Januari-Februari 2013 mengalami peningkatan sebesar 16,74 persen, yaitu dari 293,63 juta dollar menjadi 342,77 juta dollar,” tambahnya.

Menurut Dia, nilai impor 10 golongan non migas utama pada Februari 2013 kembali tercatat sebesar 50,72 juta dollar, setelah pada Januari 2013 tidak tercatat adanya impor golongan non migas utama. Impor golongan non migas lainnya pada Februari 2013 naik 758,75 persen dibandingkan nilainya pada Januari 2013 menjadi 4,52 juta dollar. Golongan non migas lainnya dengan andil terbesar adalah golongan (HS36) berupa bahan peledak dengan nilai US$1,13 juta.

“Pada kumulatif Januari-Februari 2013, impor 10 golongan non migas utama senilai 50,72 juta dollar atau turun 44,59 persen dibandingkan nilainya pada kumulatif yang sama tahun 2012. Penurunan tersebut dipicu oleh turunnya nilai impor di hampir seluruh golongan non migas utama yang berkisar antara 0,01 juta dollar pada bahan kimia logam (HS28) hingga 16,75 juta dollar pada mesin-mesin/pesawat mekanik (HS84). Impor 10 golongan utama memberikan andil 72,48 persen terhadap total impor Papua kumulatif Januari-Februari 2013. Sementara impor golongan non migas lainnya pada Januari-Februari 2013 sebesar 5,05 juta dollar. Nilai tersebut meningkat 67,96 persen dibandingkan nilainya pada Januari-Februari 2012,” jelasnya.

Dikatakannya, pada Februari 2013, impor dari negara utama sebesar 69,20 juta dollar, nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan nilainya pada Januari 2013 yang hanya sebesar 0,53 juta dollar. Impor terbesar berasal dari Australia yang hampir seluruhnya berupa impor non migas.

Seluruh negara utama pada bulan Februari 2013 tercatat melakukan kegiatan ekspor ke Papua, setelah hampir tidak adanya kegiatan ekspor ke Papua pada Januari 2013. Nilai impor dari negara lainnya pada Februari 2013 sebesar 0,24 juta dollar. Nilai ini meningkat setelah adanya kegiatan impor dari sejumlah negara, dimana pada bulan Januari 2013 hanya negara Cina yang melakukan kegiatan impor ke Papua

“Impor dari negara utama kumulatif Januari-Februari 2013 senilai 69,73 juta dollar atau turun 35,72 persen dibandingkan nilainya pada kumulatif yang sama tahun 2012. Impor dari Australia memberikan andil terbesar yang mencapai 56,61 persen dimana 63,52 persen diantaranya berupa impor bahan bakar diesel. Kenaikan juga terjadi pada nilai impor dari negara lainnya menjadi 0,24 juta dollar, setelah absen pada bulan Januari,” katanya. (Jubi/Alex)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TOTAL IMPOR PAPUA 69.44 JUTA DOLLAR