POLDA PAPUA NYATAKAN RAMBO MASUK DPO

share on:
Ilustrasi DPO. (Google.com)

Jayapura, (6/5) (Jubi)  – Kepolisian Daerah (Polda) Papua merilis empat orang yang dinyatakan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan tuduhan terlibat kasus penembakan dua anggota Brimob di Puncak Jaya, Papua pada Desember 2011 lalu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya mengatakan, empat orang yang masuk dalam daftar DPO tersebut salah satunya adalah Rambo Wenda alias Inggaranggo. Sementara tiga lainnya yakni Jamdua Telenggen, Oniara Wenda, Wakanyo Wenda.

“Berdasarkan hasil pengembangan dan pemeriksaan dari salah satu rekannya mereka dirangkap dan saat ini ditahan yakni TY, terungkap jika keempat DPO itu terlibta. Akhinya Polda Papua mengeluarkan empat orang DPO dengan nama tersebut,” kata I Gede Sumerta, Senin (6/5).

Menurutnya, dari keterangan YT penembakan terhadap anggota Brimob lalu atas rencana dan perintah Rambo Wenda. Berdasarkan keterangan tersebut Polda Papua menetapkan empat orang sebagai DPO.

“Dari keterangan tersangka inilah kemudian terungkap keempat DPO itu terlibat. Bahkan perintah penembakan itu diserukan oleh Rambo Wenda. Ia juga merupakan pimpinan kelompok ini,” ujarnya.

Dikatakan, foto dan identitas keempat DPO akan segera disebarkan ke setiap Polres yang ada di Papua maupun Papua Barat. Pihaknya berharap masyarakat bisa bekerja sama dan menginformasikan ke pihak yang berwajib jika pabila melihat atau mengetahui keberadaan keempat DPO itu.

“Untuk tersangka YT sendiri dikenakan pasal 170 KUHP dan undang undang tentang kepemilikan senjata tajam, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” katanya.

Sebelumnya, dua anggota Brimob tewas tertembak dalam penyerangan di kampung Wandegobak, Puncak Jaya, Desember 2011 lalu. Mereka ditembak saat dalam perjalanan menuju Puncak Senyum untuk menjemput rekan mereka yang sedang sakit. (Jubi/Arjuna) 

Tags:
Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  POLDA PAPUA NYATAKAN RAMBO MASUK DPO