700 MAHASISWA DOGIYAI TERLANTAR DI JAYAPURA

share on:
Pilemon Keiya (Jubi/Mawel)

Jayapura,7/5(Jubi)—Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Dogiyai (Ipmado) mengatakan lebih kurang 700 mahasiswa, pelajar asal kabupaten Dogiyai terlantar, tanpa tempat tinggal yang jelas di kota studi Jayapura.

“700 mahasiswa terlantar di kost, di rumah rumah-rumah, dan Asrama Pemda lain,” ujar Pilemon Keyai kepada wartawan di Asrama Mahasiswa Nabire di Kampkey, Abepura, Papua, Selasa (7/5).

Mahasiswa dan pelajar tersebar karena belum ada asrama milik Pemda Dogiya yang bisa menampung mereka. “Kita semua numpang karena belum ada asrama yang dibangun Pemda Dogiyai,” ujarnya.

Situasi mahasiswa dan pelajar tanpa asrama ini berdampak pada perpecahan di antara mahasiswa, tidak ada kekompakan.  Kerena itu, Pilemon Keiya berharap pemerintah berpikir, berbicara dan mengambil langkah kongkrit untuk membangun asrama. “Kami harap ke depan harus ada asrama mahasiswa Dogiyai,” ujarnya.

Menurut Pilemon, pengurus Ipmado tidak hanya bicara, komentar tetapi akan berusaha mendorong, membangun komunikasi dengan pemerintah. “Kami akan kerja sama dengan pemerintah, harus ada asrama mahsiswa,” katanya.

Asrama itu, menurut Pilemon, akan berdampak besar kepada satu tujuan persatuan mahasiswa Dogiyai di kota Study Jayapura. (Jubi/Mawel)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  700 MAHASISWA DOGIYAI TERLANTAR DI JAYAPURA