PEMKOT JAYAPURA ANCAM SANKSI HUKUM

share on:
Drs RD Siahaya, SH MM(jubi/sindung)

Jayapura,13/5(JUBI)Nampaknya Pemerintah Kota Jayapura tidak akan main-main dalam menegakkan peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 tentang kebersihan dengan mengancam akan memberikan sanksi hukum yang tertera dalam Perda tersebut.

“Penegakkan perda nomor 15 tahun 2011 ini kita tidak akan ngomong-ngomong saja, kita akan melaksanakan secara konsekuens dan akan tetap melaksanakan amanat perda tersebut,” ungkap Sekda Kota jayapura RD Siahaya kepada tabloidjubi.com Senin (13/5)

Sekda mengungkapkan dalam waktu akan kembali melakukan penegakkan peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 tentang kebersihan dengan menegakkan hukum sesuai perda seperti denda ataupun kurungan seperti yang termaktub di perda tersebut.

“Kini, pihak bagian hukum akan menggodog upaya atau jalur-jalur koordinasi dengan kepolisian dan pihak pengadilan untuk menggelar sidang di tempat kepada pelanggar perda, minggu depan pihak terkait akan berupaya mewujudkannya,” tegas Siahaya.

Siahaya secara tegas menolak jika pemerintah Kota Jayapura dikatakan tidak maksimal melakukan upaya sosialisasi atas penerapan perda sampah, pasalnya pemerintah sudah berupaya tidak hanya di media cetak hingga elektronik dan pemaflet, spanduk dan baliho. “Masyarakat tidak bisa bilang bahwa tidak melakukan sosialisasi yang terhadapnya, masyarakat yang tidak mengerti berarti bahwa masyarakat adalah orang baru di Kota Jayapura,” beber lelaki mantan sekwan ini.

Dirinya himbau kepada masyarakat marilah semua menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat. “Kemana kita pergi jangan buang sampah di sembarang tempat, dan kami tidak akan segan menindak siapapun yang melanggar,” tukas Siahaya (Jubi/sindung)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PEMKOT JAYAPURA ANCAM SANKSI HUKUM