DUNIA USAHA DI WILAYAH ENTROP TAK PEDULI BECANA

share on:
Kota Kelurahan Entrop (Ist)

Jayapua, 16/5 (Jubi) – Dunia usaha yang mengembangkan bisnis di wilayah Entrop, Kota Jayapura, Papua tak peduli dengan bencana. Padahal bencana banjir sering terjadi di wilayah itu.

“Ini karena seringnya pembangunan ruko di area peresapan air di Entrop itu. Para pengusaha terus beraktivitas di area bencana tapi tak peduli,” kata Lurah Entrop, R. Maximila Hamadi ke tabloidjubi.com, Kamis (16/5).

Maximila mencontohkan pusat perbelanjaan PTC Entrop. “Bangunan PTC itu menutup area jalan air menyebabkan rawan banjir tetapi tidak peduli dengan bencana,” katanya.

Ketidakpedulian itu sangat terlihat dari tidak terakomodirnya permintaan dari pemerintahan lurah. “Kita minta eksavakator untuk keruk, tetapi mereka minta bayar. Saya heran mereka. Padahal permintaan ini disampaikan untuk membersihkan parit ketika banjir beberapa waktu lalu,” kata Maximila.

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, sangat heran sikap dunia usaha itu. “Dunia usaha lebih memikirkan untungnya daripada kerugian yang dialami orang lain. Sangat aneh pengusaha harus minta bayar seprti itu,” tuturnya. (Jubi/Mawel)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DUNIA USAHA DI WILAYAH ENTROP TAK PEDULI BECANA