22 KARYAWAN YANG MASIH TERJEBAK RERUNTUHAN DIPERKIRAKAN SUDAH MENINGGAL

share on:
Usaha evakuasi dari tim penyelamatan PTFI yang dilakukan dari sisi kiri tempat terjadinya insiden (Freeport Indonesia)

Jayapura, 19/05 (Jubi) – Memasuki hari ke lima tragedi Big Gossan, korban jiwa terus bertambah.

PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam rilis terbarunya hari ini (Minggu, 19/05) menyebutkan usaha tim evakuasi yang bekerja untuk mengevakuasi korban longsor Big Gossan, terhambat karena lokasi kejadian dipenuhi oleh reruntuhan. Freeport juga memperkirakan 22 korban yang masih terperangkap di reruntuhan sudah meninggal.

“Tim terus bekerja untuk mencoba menyelamatkan perkiraan total 22 jenazah yang masih terperangkap dalam reruntuhan. Namun pekerjaan untuk membersihkan lokasi terhambat karena tim harus menstabilkan tanah dan atap terowongan dari puing reruntuhan dan bebatuan yang mereka bersihkan.” tulis rilis Freeport yang diterima Jubi, Minggu (19/05).

Vice President Corporate Communications PTFI, Daisy Primayanti, saat dihubungi Jubi melalui telepon seluler, mengatakan kecil kemungkinan 22 karyawan ini bisa bertahan hidup setelah terjebak beberapa hari.

“Setelah beberapa hari, kemungkinan untuk ada yang bertahan hidup dari 22 orang ini sangat kecil.” kata Daisy.

Hingga Minggu Sore, PTFI mengkonfirmasi korban longsor di Big Gossan berjumlah 38 orang. 10 orang selamat, 6 orang meninggal dan 22 orang lainnya masih terperangkap dalam reruntuhan longsor. (Jubi/Victor Mambor)

 

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  22 KARYAWAN YANG MASIH TERJEBAK RERUNTUHAN DIPERKIRAKAN SUDAH MENINGGAL