KEPALA INTELIJEN KODAP V OPM SEKTOR SELATAN MERAUKE DIRAWAT

share on:
Tomy Yanggam sedang dirawat di salah satu bangsal RSUD Merauke. Jubi/Ans

Merauke, 22/5 (Jubi) – Setelah mengalami sakit, Kepala Intelijen Kodap V OPM Sektor Selatan Merauke,  Tomy Yanggam dilarikan dengan mobil ambulans milik TNI dari Asiki, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (22/5), guna menjalani perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Merauke. Kini bersangkutan sedang berada di salah satu bangsal di rumah sakit tersebut.

Danrem 174/ ATW, Edy Rahmayadi saat ditemui tabloidjubi.com di Lapangan Pemda Merauke, Rabu (22/5) mengungkapkan, sebenarnya sudah lama Tomy Yanggam turun ke Merauke setelah dilakukan komunikasi. “Ya, kebetulan dia sakit dan saat itu kesulitan mendapatkan mobil, sehingga dihantar dengan ambulans dari Asiki. Memang kita belum mengetahui secara pasti dan jelas sakit yang diderita. Nanti akan ditanyakan secara langsung kepada dokter yang menangani,” ungkap Danrem.

Danrem juga membatah jika Tomi Yanggam ditembak di salah satu kakinya. “Saya perlu  sampaikan bahwa Tomy sakit, sehingga dilarikan dari Asiki untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh tenaga medis di RSUD Merauke. Pengamanan di rumah sakit pun, tidak dilakukan secara ketat. Hanya beberapa anggota saja yang menjaga dengan tujuan agar bersangkutan bisa istirahat dengan tenang sambil lebih cepat pulih dari sakitnya,” ujar Danrem.

Ditanya lagi apakah dia menyerahkan diri? Danrem menegaskan, akan dikomunikasikan lagi. Perlu diketahui juga bahwa, aparat TNI maupun Polri  yang bertugas di Boven Digoel, selalu membangun komunikasi secara intens dan baik  bersama mereka.  “Ya, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, pimpinan OPM bersama anggotanya, akan ke Merauke juga sekaligus hidup bersama masyarakat untuk membangun,” tuturnya.

Kepala Intelijen Kodap V OPM Sektor Selatan Merauke,  Tomy Yanggam yang ditemui sejumlah wartawan di salah satu ruangan perawatan mengakui jika kondisi fisiknya sedang kurang baik. Sehingga harus menjalani perawatan lebih lanjut di RSUD Merauke.

Disinggung apakah ada niat untuk  kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Tomy  menjawab dengan singkat dan pasti jika hanya Tuhan yang tahu. Sementara Danrem 174/ATW, Kapolres Merauke dan Dandim 1707, menyempatkan diri untuk mengunjungi Tomy sekaligus berdialog selama beberapa menit. Ikut mendampingi Tomy, isterinya bersama anak dan beberapa orang keluarga. (Jubi/Ans)

 

Tags:
Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KEPALA INTELIJEN KODAP V OPM SEKTOR SELATAN MERAUKE DIRAWAT