TAK ADA KAITAN PERGANTIAN KAPOLRES DENGAN KASUS LS

share on:
Prosesi Upacara Pergantian Kapolres Raja Ampat. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 28/5 (Jubi) – Polda Papua membantah adanya penilain jika pergantian Kapolres Raja Ampat, Papua Barat, AKBP Taufik Irpan karena berkaitan langsung dengan kasus yang menimpa anggotanya, Aiptu LS.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya mengatakan, sama sekali tidak ada keterkaitan kasus LS dengan Kapolres Raja Ampat.

“Tidak ada itu. Ini hanya saja penyegaran organisasi. Paling keterkaitannya menejerial saja. Artinya, dia tidak mampu mengontrol dan memonitor anggotanya, sementara anggotanya ada yang melakukan bisnis yang sangat rentan dengan pelanggaran hukum. Itu saja tidak ada kaitan langsung. Jangan disalah artikan,” kata I Gede ke tabloidjubi.com, Selasa (28/5).

Hal senada juga dikatakan, Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian sehari sebelumnya. Menurutnya, pergantian itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi, karena beberapa minggu lalu juga diadakan pergantian Kapolres Boven Digul, Jayawijaya dan Mappi.

“Untuk yang di Raja Ampat selain karena yang bersangkutan sudah bertugas cukup lama dua tahun, sebagai pimpinan seharusnya tahu atau seharusnya berusaha memberikan penjelasan kepada anggotanya.  Anggota Polri yang berbisnis sesuai PP nomor 2 tahun 2003. Seorang pimpinan harus memiliki pengawasan melekat. Ini juga yang menjadi bahan evaluasi kita untuk menarik yang bersangkutan ke Polda Papua,” ujar Tito.

Jabatan Kapolres Raja Ampat diserahterimakan di Polda Papua, Senin (27/5) kemarin. AKBP Taufik Irpan digantikan Bartholomeus Meison Sagala yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres kabupaten Waropen. Taufik Irpan selanjutnya akan melaksanakan tugas sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Polda Papua. (Jubi/Arjuna)

 

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TAK ADA KAITAN PERGANTIAN KAPOLRES DENGAN KASUS LS