BANDARA MOPAH MERAUKE TIDAK PENUHI SYARAT KESELAMATAN

share on:

Merauke, 17/6(Jubi)— Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menegaskan, Bandara Mopah tidak memenuhi syarat keselamatan. Olehnya, berbagai  kekurangan yang ada di bandara, agar segera ditambah dan diperbaiki kembali. Sehingga armada penerbangan lain, dapat masuk di wilayah paling Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

“Saya  berani katakan demikian, karena seharusnya Pesawat Garuda masuk sejak beberapa waktu lalu. Tetapi karena melihat fasilitas yang kurang mendukung, sehingga tidak mengambil rute di sini. Namun, sudah ada pembicaraan kembali bersama managemen di Jayapura dan kemungkinan pada awal Bulan Juli, pesawat akan beroperasi untuk melayani masyarakat Merauke dan tiga kabupaten pemekaran lain,” kata Bupati Merauke dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi penerbangan di Swisbelt Hotel, Senin (17/6).

Diharapkan agar Kepala Bandara Mopah Merauke mendengar secara baik apa yang disampaikan ini, sekaligus diteruskan ke Departemen Perhubungan RI. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, kekurangan yang ada di sekitar area bandara, agar dilengkapi kembali. Sehingga pesawat dengan leluasa dapat mendarat dan melayani para penumpang.

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, telah menyelesaikan ganti rugi tanah bandara kepada masyarakat. Dengan demikian, area bandara adalah milik pemerintah. “Ya, kami akan serahkan aset yang ada kepada Departemen Perhubungan RI, tetapi diharapkan agar fasilitas yang ada, perlu dibenahi kembali,” pintanya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Ohoiwutun yang hadir dalam kegiatan tersebut mengakui juga jika masih banyak kekurangan di Bandara Mopah. “Saya kira wajar saja jika pemerintah membutuhkan perhatian untuk pembenahan fasilitas di dalamnya. Karena aset tanah, telah diselesaikan oleh pemerintah dengan menggunakan uang rakyat,” ujarnya. (Jubi/Ans)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BANDARA MOPAH MERAUKE TIDAK  PENUHI SYARAT KESELAMATAN