PKBI GELAR TRAINING ADVOCACY IN PROVINCE

share on:
LOGO PKBI (IST)

Jayapura, 17/6 (Jubi)Perkumpulan Keluarga Besar Indonesia (PKBI) Provinsi Papua menggelar Training Advocacy in Province bagi Forum Aliansi Multi Stakeholder Peduli Kespro. Pelatihan akan digelar selama tiga hari, 17-19 Juni 2013 di Wisma Ihsan Soccer Kotaraja, Abepura, Kota  Jayapura.

“Persoalan remaja dalam kaitan kesehatan adalah sesuatu yang sensitif. Layanan ramah remaja bukan saja soal sarana tetapi juga soal tenaga medis yang melayani remaja tersebut,” ungkap Robby Tampunu dari PKBI Papua dalam pembukaan training di Wisma Ihsan Soccer, Kotaraja, Jayapura, Senin (17/6).

Remaja didefinisikan sebagai individu yang berusia 10-24 tahun. Kelompok usia ini perlu mendapatkan perhatian serius , paling tidak terdapat tiga alasan mengapa kelompok remaja membutuhkan perhatian lebih.

Pertama, populasi remaja cukup besar; sekitar 1 milyar manusia hampir 1 diantara 6 manusia di bumi adalah remaja. Di Indonesia, populasi remaja berkisar antara 28 persen dari jumlah penduduk yang ada. Kedua, masa remaja mengalami perubahan yang bermakna baik secara fisik, mental maupun sosial yang sering menghadapkan remaja pada berbagai resiko kesehatan reproduksi dan seksual. Ketiga, banyak remaja yang sudah aktif secara seksual, baik yang sudah menikah maupun belum.

Kegiatan seksual ini menempatkan remaja pada berbagai resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan tidak diinginkan (KTD) yang dapat berakhir dengan aborsi tidak aman, terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks, HIV/AIDS serta kekerasan seksual.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap, berbagai pihak yang tergabung dalam forum Aliansi Multi Stakeholder Kespro dapat memikirkan dan ikut merencanakan serta mendukung pemenuhan hak kesehatan reproduksi (kespro) remaja,” kata Andre dari RutgersWPF. (Jubi/Aprila Wayar)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PKBI GELAR TRAINING ADVOCACY IN PROVINCE