FREEPORT DIMINTA KEMBALI MEMBUKA TAMBANG TERBUKA

share on:
Kapolda Papua, Irjen Polisi Tito Karnavian saat diwawancara wartawan. (Jubi/Levi)

Sentani, 19/6 (Jubi)Kepolisian Daerah Papua meminta PT Freeport Indonesia (Freeport) membuka kembali operasi tambang di areal open pit atau tambang terbuka di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Kapolda Papua, Irjen Polisi Tito Karnavian mengatakan, pembukaan tambang ini dilakukan untuk meredam penjarahan para pendulang tradisional di areal tersebut.

Polisi juga meminta perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Mimika itu memberikan makanan ke para pendulang tradisional, sebab para pendulang yang terdiri dari warga setempat ini, telah kehabisan makanan.

“Tapi sekarang aktifitas di Grassberg juga open pit dibilang tutup, otomatis tutup semua kan, tak ada produksi. Akibatnya aliran tailing yang jadikan bahan dulangan itu tak ada, tinggal sisa-sisanya, mungkin itulah yang diambil kemarin,” katanya saat ditemui wartawan di sela-sela pembukaan Festival Danau Sentani, Rabu (19/6).

Menurut Tito, sekarang pihaknya telah melakukan negosiasi dengan warga yang melakukan pendulangan tradisional di wilayah pertambangan Freeport. “Kami minta Freeport juga berikan bantuan makan, dan kita minta ke Kementerian ESDM melalui berbagai jalur agar produksi di open pit yang tambang terbuka agar dibuka kembali,” katanya.

Sebelumnya, penjarahan terjadi di mile 74 areal tambang Freeport yang diduga dilakukan lebih dari 80 orang pendulang tradisional. Akibat penjarahan, 13 unit mobil dirusak, Pos Securicor dan disertai pembobolan tangki konsentrat. Polisi juga belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. (Jubi/Levi)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  FREEPORT DIMINTA KEMBALI MEMBUKA TAMBANG TERBUKA