KLARIFIKASI HASIL VERIFIKASI KPU BERLANGSUNG ALOT

share on:
Pertemuan KPU, Panwas, kandidat dan pengurus partai politik dalam rangka klarifikasi hasil verifikasi KPU. (JUBI/ISLAMI)

Wamena, 20/6 (Jubi)Setelah dilakukan pengumuman hasil verifikasi faktual bagi 8 calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dalam pemilukada nanti, KPU maupun Panwas Jayawijaya menggelar klarifikasi terkait hasil verifikasi yang telah diumumkan.

Bertempat di Gedung Serba Guna Yapis Wamena, Kamis (20/6), pertemuan dihadiri KPU dan Panwas Jayawijaya, para tim sukses pasangan calon, para pengurus partai politik dan juga Kapolres Jayawijaya.

Dalam pertemuan tersebut, keenam kandidat yang tidak lolos verifikasi merasa tidak puas dengan hasil yang telah diumumkan KPU Jayawijaya yang menyatakan hanya 2 calon dari 8 calon yang lolos verifikasi dan berhak untuk mengikuti Pemilukada Jayawijaya 29 Juli mendatang.

Begitu juga dengan perwakilan dari partai politik peserta Pemilu 2009, dimana pengurus-pengurus parpol tersebut tetap mempertahankan pendapatnya masing-masing yang dinilai dukungannya telah sesuai dengan aturam main yang ada, hingga menyebabkan perdebatan antara KPU, kandidat dan pengurus parpol berlangsung alot.

Seperti apa yang disampaikan enam kandidat yang tidak lolos verifikasi kepada Kapolres sehari sebelumnya bahwa mereka menghendaki agar Pemilukada ditunda, di pertemuan dengan KPU dan Panwas disampaikan pula hal yang sama.

Ketua KPU Jayawijaya, Pendeta Alexander Mauri mengklarifikasi terkait tidak lolosnya enam kandidat dari jalur Partai politik, disebabkan tidak lengkapnya syarat-syarat persentase perolehan jumlah kursi yakni sebesar 15 persen, dan juga dukungan ganda dari masing-masing parpol terhadap 8 kandidat.

Menanggapi seluruh keberatan yang disampaikan pengurus Parpol maupun kandidat, Alex Mauri menegaskan bawha pihaknya telah membuka seluas-luasnya proses tahapan klarifikasi yang telah dilakukan walaupun pertemuan yang digelar ini di luar dari agenda tahapan penyelenggaran Pemilu.

“KPU sudah membuka diri seluas-luasnya, walau tahapan klarifikasi ini tidak ada dalam tahapan penyelenggaraan pemilihan umum, akan tetapi KPU Kabupaten Jayawijaya melakukan itu demi menegakan demokrasi dan membangun pemahaman yang baik sehingga seluruh masyarakat dapat memahami  dan tahu tentang tahapan-tahapan yang  telah KPU lakukan,” tegasnya.

Diakui Alex Mauri, KPU Jayawijaya berjalan dan melaksanakan tahapan sesuai dengan pertauran perundang-undangan yang berlaku, sehingga tidak ada keberpihakan terhadap kandidat tertentu. Apabila ada yang merasa keberatan dengan hasil yang telah diumumkan, dirinya mempersilahkan untuk mengajukannya melalui jalur hukum dan diberikan waktu selama tujuh hari.

“Saya tegaskan kembali bahwa KPU tidak ada dalam permainan atau mendukung salah satu calon, KPU berjalan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan KPU sudah melakukan itu. Apabila saudara merasa dirugikan, silahkan dapat membuktikan hal itu, karena semua tahapan yang sudah dilakukan mulai dari pendaftaran sampai dengan klarifikasi parpol yang dilakukan dari tingkat daerah sampai pusat sudah dilakukan dan sesuai dengan ketentuan Undang-undang dan tidak bisa diubah,” katanya.

Ditambahkan Ketua KPU, proses pemilukada tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, dan kepada para kandidat yang keberatah KPU mempersilahkan untuk dapat menempuh jalur hukum. “Proses Pemilukada tetap jalan, apabila merasa dirugikan silahkan ajukan keberatan terhadap KPU selama selama 7 hari kedepan, apabila selama tujuh hari tidak ada complain dari kandidat KPU akan melanjutkan tahapan berikutnya yaitu pencabutan nomor urut,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Johnny Eddizon Isir,  usai pertemuan mengharapakan kepada para kandidat yang tidak puas dan keberatan terhadap hasil yang telah ditetapkan KPU, untuk dapat menempuh jalur hukum. “Semua telah dijelaskan oleh KPU, kita adalah negara hukum. Untuk itu apabila ada hal-hal yang bersifat hukum administrasi maupun pidana dan lainnya silahkan menempuh jalur hukum dan ikuti aturan yang berlaku dinegara kita,” tandas Kapolres. (Jubi/Islami)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KLARIFIKASI HASIL VERIFIKASI KPU BERLANGSUNG ALOT