WARTAWAN MERAUKE TURUN JALAN

share on:
Aksi solidaritas wartawan di Merauke

Merauke, 21/6 (Jubi)Aksi turun jalan dilakukan belasan rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura yang ada di Merauke dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Merauke. Aksi yang dilakukan itu, sebagai bentuk protes keras terhadap penembakan wartawan di Jambi dan Ternate oleh oknum aparat keamanan, saat melakukan peliputan terhadap demonstrasi warga  yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan tabloidjubi.com, Jumat (21/6), sebelum bergerak ke Taman Lingkaran Brawijaya (Libra)  untuk melakukan aksi, para jurnalis melakukan diskusi awal di kediaman salah seorang rekan wartawan di Jalan Paulus Nafi. Dari situ, rekan-rekan bergerak dengan motor menuju ke Taman Libra. Tepat pukul 08.00 WIT,  sejumlah spanduk yang berisi nada kecaman terhadap oknum aparat keamanan, ditunjukkan kepada setiap pengendara yang melintas.

Sejumlah  kecaman dalam spanduk tersebut, diantaranya, seret oknum  aparat keamanan  yang menembak wartawan ke pengadilan, semua orang harus memahami akan tugas dari para jurnalis, para jurnalis yang bekerja, dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, hentikan kekerasan dalam bentuk apapun terhadap wartawan.

Dalam aksi itu, ratusan bunga telah dipersiapkan dan dibagi-bagi kepada setiap orang yang melintas. Suasanapun semakin menggema tatkala dua orator, yakni Aly Syahbana (Koresponden KBR 68 H di Merauke) dan Ans Kobun (Wartawan Jubi di Merauke), melakukan orasi dari satu tempat ke tempat lain. Kegiatan itu, berlangsung selama kurang lebih satu jam. Akhir dari aksi itu, meletakan semua identitas diri bersama kamera di atas spanduk sebagai bentuk kecaman terhadap penembakan  wartawan di Jambi maupun Ternate.

Ketua PWI Perwakilan Merauke, Felix Hursepuny yang ditemui sejumlah wartawan mengungkapkan, aksi yang dilakukan itu, adalah sebagai suatu sikap kekecewaan serta ketidakpuasan oknum aparat keamanan yang sudah melakukan penembakan kepada wartawan, ketika mereka sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Dalam kesempatan itu, Felix juga mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman wartawan baik dari PWI maupun AJI yang turun ke jalan melakukan aksi ini. “Ya, kalau ada kejadian yang menimpa rekan-rekan wartawan lagi, kita harus turun secara beramai-ramai. Tidak melihat apakah wartawan itu dari AJI atau PWI,” katanya.

Perwakilan anggota AJI Jayapura yang ada di Merauke, Agapitus Batbual menambahkan, langkah yang dilakukan rekan-rekan wartawan Merauke, sangatlah tepat. “Kita tidak boleh tinggal diam begitu saja. Jika ada  sesama teman kita yang ‘dicubit’ semua harus bergerak. Sehingga menjadi perhatian bagi semua kalangan, terutama memahami tentang cara kerja dari jurnalis,” katanya. (Jubi/Ans)

Editor : Ab Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  WARTAWAN MERAUKE TURUN JALAN