BERKAS LS AKAN SEGERA DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN

share on:
Labora Sitorus. (http.l3.yimg.com)

Jayapura, 9/7 (Jubi) – Polda Papua mengklaim berkas Labora Siturus (LS), Aiptu Polisi pemiliki akumulasi transaksi keuangan di bank yang jumlahnya mencapai Rp. 15, triliun dari tahun 2007-2012 telah tahap I dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya mengatakan, rencana pihaknya akan melimpahkan berkas LS ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, 15 Juli mendatang.

“Saat ini penyidik masih dalam proses tahap pemberkasan. Untuk pidana pokoknya yakni kehutanan itu ada 76 orang saksi. Untuk BBMnya atau migas 28 orang, sedangkan untuk perpajakannya lima orang. Ini targetnya tanggal 15 sudah tahap I, menyerahkan berkas ke Kejaksaan Tinggi,” kata I Gede, Selasa (9/7).

Menurutnya, saat ini masih pemeriksaan saksi ahli. Selain itu mengumpulkan dokumen dari bank juga bukan hal yang gampang. Dalam penyelidikannya, Polisi juga melibatkan dua orang saksi ahli kehutanan dari Dinas Kehutanan Sorong dan Raja Ampat serta satu orang saksi ahli dari BPH Migas Jakarta.

“Sementara Direktur PT Seno Adi Wijaya dan Direktur PT Rotua yang diduga terlibat dalam kasus Labora Sitorus, masih dalam pencarian dan penyelidikannya ditangani Mabes Polri,” ujarnya.

Sebelumnya Direktur Resersek Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua, Kombes Pol Setyo Budiyanto mengatakan, dua orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Labora Sitorus tak pernah memenuhi pangggilan penyidik kepolisian.

“Kedua orang tersebut yakni Direktur PT. SAW beriniasl JL dan Direktur PT Rotua berinisal IN. Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus kepemilikan Solar dan Kayu. Mereka ini bekerja untuk LS. Tim Reskrimsus Polda Papua terpaksa akan menangkap paksa karena keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik,” kata Setyo.

Menurutnya, selain tidak memenuhi panggilan penyidik, keduanya bahkan diduga telah kabur dan tidak dikatahui keberadaannya hingga kini pasca keduanya ditetapkan menjadi tersangka. “Kami sedang menelusuri keberadaan JL dan IN. Untuk kasus Labora Sitorus sendiri,” ujarnya. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BERKAS LS AKAN SEGERA DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN