TAK ADA ALASAN, TIDAK MEMBANGUN PASAR MAMA PAPUA

share on:
Mama Pegadang Asli Papua Berjualan di Pasar Sementara. (Doc.Jubi)

Jayapura, 18/7 (Jubi) – Komisi D DPR Papua yang membidangi infrastruktur mendesak Dinas PU Provinsi Papua agar segera merealisasikan pembangunan pasar mama-mama Papua.

Ketua Komisi D DPR Papa Yan Mandenas mengatakan, tak ada alasan tidak merealisasikan pembangunan pasar mama Papua karena anggaran sudah tersedia. Apalagi saat pertemuan dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Selasa (16/70 lalu dari 17 poin yang diajukan pihaknya, ada tiga poin yang dianggap paling penting yakni pembelian pesawat, realisasi pembangunan pasar mama-mama Papua dan peningkatan anggaran innfrastruktur Papua ditahun mendatang

“Yang jadi fokus kami dari tiga poin itu, pembangunan pasar mama-mama Papua dan realisasi pembelian pesawat. Kan anggaran pembangunan pasar sudah tersedia sejak 2010 lalu, tapi dilucurkan terus. Jadi tidak ada alasan untuk tidak membangun pasar mama Papua. Beda jika anggarannya tidak ada,” kata Yan Mandenas, Kamis (18/7).

Menurutnya, saat pertemuan pihaknya minta gubernur agar Dinas PU serius melakukan proses pembangunan pasar. Anggaran yang ada bisa dimanfaatkan untuk menuntaskan hak ulayat agar tidak ada hambatan lagi, lalu dibangun terminal damri dan pasar mama-mama.

“Kami akan undang semua mitra untuk bicarakan hal itu. Kami harap ada keseriusan dari PU melalui Kabid Cipta Karya dan stafnya menyelesaikan pembangunan pasar mama-mama,” ujarnya.

Untuk itu kata Yan, Dinas PU jangan lagi banyak alasan, apalagi gubernur merespon hal itu dengan baik. Gubernur Papua bahkan akan memerintahkan Dinas PU untuk membentuk tim khusus guna penyelesaian masalah hak ulayat sehingga diharap realisasi pembangunan damri dan pasar mama-mama bisa dilaksanakan dalam tahun ini.

“Kalau Agustus masalah hak ulayat selesai, tahun depan anggaran yang ada sudah bisa terserap untuk proses pembangunan. Kami juga minta kepada PU agar design lima lantai pasar mama Papua jangan ditargetkan sesuai dengan itu. Mama ini mereka siap walau seadanya, meski hanya satu atau dua lantai saja dulu yang penting lokasinya jelas,” katanya.

Sementara Ketua Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) Roberth Jitmau berharap agar realiasasi pembangunan pasar mama-mama pedangang asli Papua bisa segera terlaksana.

“Kami berharap komitmen Gubernur Papua untuk membangun pasar mama-mama Papua segera terealisasi, karena dana pembangunan pasar tersebut sudah dianggarkan sejak tiga tahun lalu,” ujar Robert Jitmau.

Menurutnya, sudah bertahun-tahun mama-mama Papua berjuang untuk mendapatkan pasar yang representativ dan layak bagi pedagang asli Papua. “Jadi kami harap pasar mema-mama Papua ini segera direalisasikan. Jangan lagi pakai modus atau alasan yang tidak-tidak. Jangan lagi ada alasan klasik masalah lokasi,” kata Robert Jitmau. (Jubi/Arjuna) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TAK ADA ALASAN, TIDAK MEMBANGUN PASAR MAMA PAPUA