PDAM JAYAPURA HARAPKAN AKAN SESUAI TARGET

share on:
penyerahan pandangan baleg DPRD terhadap 2 Raperda yang diajukan Pemerintah Kota Jayapura(jubi/sindung)

Jayapura, 22/7 (Jubi) – Direktur Utama PDAM Jayapura, Ir Gading Butarbutar mengakui mendapatkan hibah peyambungan air minum pada tahun 2013 sebanyak 1000 sambungan adalah berat namun tahun ini akan diselesaikan sesuai target.

“Penyambungan ini diharapkan  bisa membantu masyarakat kurang mampu di seluruh Kota Jayapura pada tahun 2013,” tegas Ir Gading Butarbutar ke tabloidjubi.com di sela acara ekspos kepemimpinan BTM-Alam di GSG Walikota Jayapura, Senin (22/7).

Selain sebagai upaya landasan hukum atau payung hukum penyerahan dana hibah bantuan AUSAID melalui Kementerian Keuangan kepada pemerintah Kota Jayapura sebagai bentuk dana talangan sebesar Rp 2 miliar bagi 1000 keluarga masyarakat yang kurang mampu.

“Di tahun 2014 mendatang, ada penambahan 1000 sambungan baru lagi. Prosedurnya diperlukan Perda yang mana akan dicairkan dananya dari Departemen Keuangan melalui AUSAID namun pencaiaran dana tidak begitu saja,” lanjut Gading.

Dijelaskannya, dalam Perda yang masih digodok DPRD Kota Jayapura, posisi pemerintah Kota Jayapura telah membantu dulu dengan pemberian dana ke PDAM dengan dana sebesar Rp2 milyar, kemudian setelah selesai dikerjakan maka hasilnya akan diperiksa dengan pusat, kemudian buat berita acara baru disampaikan kepada Departemen Keuangan. “Setelah dana cari dana tersebut dikembalikan ke pemerintah Kota Jayapura,” papar Gading.

Ke- 1000 sambungan akan tersebar di seluruh Kota Jayapura seperti di daerah Hamadi, Dok IX, Yotefa, Kampung Biak, dan masih banyak lagi.

Terkait dengan persyaratan yang mendapatkan sambungan air PDAM itu seperti warga yang mempunyai rumah tangga sasaran (RTS), yaitu rumahnya tidak permanen. “Jika pun permanen harus berukuran rumah sangat sederhana 42 meter. Listrik di bawah 1300 KW. Letak rumahnya tak boleh berada di jalan utama,” ujar Gading.

Melalui Perda yang sudah diajukan ke DPR D Kota Jayapura, papar Gading, akan lebih efektif karena sebagai persyaratan melalui Peraturan Daerah yang sudah diajukan diharapkan bisa berjalan dengan baik dan tepat dalam pengembalian dana kepada Pemerintah Kota Jayapura. “Disamping itu, Walikota Jayapura sudah lakukan MoU dengan AUSAID, beberapa hari yang lalu,”  papar Butarbutar.

Sebelumnya, Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano, mengungkapkan dari 66 Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia Kota Jayapura mendapatkan bantuan dari Negara Australia. “Dengan nilai dana Rp.2 Milyar akan melanyani masyarkat kebutuhan air bersih kepada masyarakat yang berkempuan rendah sebanyak 1000 KK,” katanya.

Mano mengemukakan di Tahun 2012 lalu, Kota Jayapura berhasil pemasangan sebanyak 500 penyambungan dengan dana Rp.1 Milyar. “Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Jayapura terkat sarana penyediaan saluran air bersih sebagai bentuk kebutuhan masyarakat,” tukas Mano. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PDAM JAYAPURA HARAPKAN AKAN SESUAI TARGET