GUBERNUR PAPUA DUKUNG PEMERIKSAAN HIV DI PANIAI

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe (Jubi/Alex)

Paniai, 2/8 (Jubi) – Gubernur Papua, Lukas Enembe mendukung pemeriksaan massal HIV/AIDS yang dilakukan di Enarotali, Kabupaten Paniai, yang di hadiri ribuan warga setempat, Kamis (1/8).

Hal ini disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam sambutannya yang di bacakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, One Wakur, saat membuka kegiatan Launching Pemeriksaan Massal HIV di Enarotali, Kamis (1/8) kemarin.

“Kami ikut mendukung dan membantu dalam rangka meingkatkan kesehatan masyarakat serta pencegahan penyakit HIV/AIDS, termasuk dukung dalam bentuk pemberian fasilitas serta obat – obatan ARV untuk pengobatan penderita HIV/AIDS,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, One Wakur.

Dikatakan, semua kasus yang ditemukan, hendaknya dilakukan pengobatan secara baik, termasuk temuan kasus sedini mungkin dengan konseling secara aktif dan harus memeriksa kesehatan. “Semua kasus yang ditemukan juga harus ditangani secara baik, termasuk melakukan rujukan secara baik dalam memberikan pertolongan dan pengobatan,”katanya.

Lebih lanjut kata dia, pihaknya mengajak,  pemerintah daerah dan semua lembaga mitra di daerah untuk bersama-sama menangani n HIV, termasuk melakukan pencatatan dan pelaporan atas setiap kasus.

Dia menambahkan, jika dalam pemeriksaan hasilnya positif, maka jangan berkcil hati tetapi tetap semangat untuk melakukan pengobatan yang teratur. Sebaliknya, yang hasilnya negative harus tetap jaga diri.

Sementara itu, Bupati Paniai, Hengky Kayame menuturkan,  untuk mendukung program pemeriksaan massal HIV, maka sebanyak 80 tenaga perawat dan bidan telah dikirim untuk mengikuti pelatihan pemeriksaan dan penanganan HIV. “Para perawat tersebut nantinya akan ditempatkan di setiap Puskesmas. Sehingga, masyarakat yang tinggal di distrik terpencil tak perlu lagi ke kota jika ingin mendapat pemeriksaan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, masyarakat yang sudah terinfeksi juga bisa memperoleh obat Anti Retro Viral (ARV) di Puskesmas dengan resep dokter. “Dengan kebijakan bahwa setiap masyarakat Paniai harus tes HIV, ini bisa meminimalisir penularannya. Sebab, penyakit ini sudah menjadi hantu bagi masyarakat, terutama suku Mee (suku asli setempat) yang diklaim sebagai suku yang paling banyak terkena virus mematikan ini, dan menularkan ke suku lain yang ada di wilayah pegunungan Papua,” ungkapnya.

Bupati Hengku menandaskan, percuma membangun daerah, kalau masyarakatnya sakit dan meninggal karena  terkena HIV/AIDS. “Jadi kita harus putuskan dulu mata rantai dari penyakit ini baru kita bicara pembangunan. Ingat harus periksa, minum obat dan lanjutkan hidup,” harap Bupati Hengky.

“Ini sudah menjadi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Paniai, selain memberantas Minum Keras dan Judi togel untuk di hilangkan dari Paniai,” tandasnya. Kegiatan tes massal HIV ini mendapat dukungan dari Dinas Kehatan Provinsi Papua dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai serta  Clinton Helath Acces Initiative (CHAI). (Jubi/Everth)

Tags:
Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  GUBERNUR PAPUA DUKUNG PEMERIKSAAN HIV DI PANIAI