PASKIBRA PAPUA TERUS DIGEMBLENG

share on:
Anggota Pasukan Kibar Bendera 17 Agustus 2013 (Jubi-Alex)

Jayapura, 15/8 (Jubi) – Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pasukan Kibar Bendera (Paskibra) Provinsi Papua terus digembleng untuk memantapkan persiapan upacara 17 Agustus yang dipusatkan di Stadion Mandala Jayapura, Papua.

Sebanyak 30 anggota Paskibra dari SMA, SMK/sederajat itu dilatih satuan TNI dan pendamping yang merupakan alumni Paskibra. Para pelajar ini menggunakan seragam baju warna putih hitam bercorak merah dan memakai celana/rok abu-abu. Mereka terus dipacu untuk  mencapai kesempurnaan mengingat pelaksanaan upacara 17 Agustus tinggal dua hari lagi.

Mereka yang menjadi anggota Paskibra bukan orang main-main, mereka adalah para siswa-siswi dari tujuh kabupaten dan satu Kota yang mempunyai prestasi gemilang di sekolahnya. Dari mulai proses seleksi saja memakan waktu cukup panjang, namun semua itu dilakukan dengan keseriusan.

Salah satu anggota Paskibra,Ruth S Kandipi saat ditemui wartawan, di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (15/8) mengatakan, dirinya sangat bangga saat dipercayai untuk membawa baki Bendera Merah Putih saat upacara peringatan 17 Agustus nanti. Baginya kesempatan itu sangat berharga. Dan dari setiap latihan yang dijalani jelas membuat dirinya menjadi tangguh dan disiplin.

“Saya bangga karena untuk menjadi anggota Paskibra itu adalah orang-orang pilihan dan harus melalui serangkaian seleksi ketat. Apalagi dari ribuan siswa lainnya ingin menjadi anggota Paskibra, saya menjadi salah satu yang mewakili daerah saya,” kata Ruth.

Hal senada dilontarkan anggota Paskibra lainnya, Gabriel Tumati, dirinya mengaku tak bisa melupakan suka duka yang dialaminya selama mengikuti masa latihan. Dimana ia bersama teman-temannya digembleng selama hampir satu bulan dan di karantina selama satu minggu.

“Dukanya pasti ada, yakni rasa lelah karena latihan terus menerus selama hampir satu bulan, dibentak-bentak oleh pelatih, tetapi dibalik itu semua saya bisa menjadi orang yang tangguh dan memiliki disiplin,” kata Gabriel Tumatti.

Ditempat yang sama, Obiles perwakilan dari Kabupaten Mimika mengaku senang bisa terpilih sebagai anggota paskibraka, karena hal ini memberikan motivasi dan semangat dalam dirinya.

“Bagi saya, kenapa orang lain bisa kenapa dirinya tidak bisa. Untuk itu, saya harus berani tampil kedepan, setelah saya sampai di Jayapura saya ditunjuk sebagai pembentang bendera pagi, tentu saya sangat bangga sekali,” tukas Obiles.

Karena telah diberi kepercayaan sebagai pembentang bendera, ujar Obiles, dirinya sangat bersyukur karena Tuhan, sehingga dapat terpilih sebagai anggota Paskibraka. “Untuk itu saya bersama teman-teman akan menjalani latihan dengan baik agar upacara 17 Agustus dapat terlaksana dengan baik dan tidak ada kesalahan,” tambahnya.

Sementara itu, Chris Womsiwor perwakilan Paskibra dari Biak mengatakan, selama menjalani latihan tidak ada kendala dan ini pertama kalinya menjadi anggota paskibra. Namun dirinya berharap pemerintah provinsi memberi perhatian kepada anggota Paskibra yang dikirim dari kabupaten dapat menjalani karantina, mengingat selama berada di Jayapura untuk menjalani latihan tidak dikarantinakan.

“Kami ini menjalankan tugas negara bukan tugas individu. Jadi saya harap pemerintah provinsi Papua memberi perhatian kepada anggota Paskibra, mengingat hal ini untuk kebaikan kita. Pasalnya selama ini kami tidak menjalani karantina, setiap selesai latihan kembali kerumah masing-masing,” kata Chris Womsiwor. (Jubi/Alex)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PASKIBRA PAPUA TERUS DIGEMBLENG