TUJUH NAPI DI LAPAS MERAUKE LANGSUNG BEBAS

share on:
Wabup Merauke, Sunarjo bersama Muspida bersalaman dengan para napi (Jubi/Ans)

Merauke, 17/8 (Jubi)Sebanyak 218 nara pidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke mendapatkan remisi umum pada Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi RI ke-68 tahun. Dari total napi yang menerima remisi secara bervareasi itu, tujuh orang langsung bebas. Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Merauke, Sunarjo.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Merauke, Haris Munandar dalam laporannya, Sabtu (17/8) mengatakan, mereka yang mendapatkan remisi melalui beberapa indikator penilaian diantaranya berkelakuan baik, enam bulan telah menjalani hukuman serta beberapa persyaratan lain. Nama-nama mereka diusulkan ke tingkat Kanwil HAM Provinsi Papua guna diteruskan lagi ke pusat.

Sementara Wakil Bupati Merauke, Sunarjo dalam sambutannya mengatakan, meskipun para napi melakukan kesalahan dan harus menjalani proses hukum di Lapas Merauke, namun mereka tetap sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik. Olehnya, harus diberikan ruang yang luas.

Identitas mereka juga sebagai  WNI tidak hilang. Hanya karena status yang membuat sehingga mereka berubah. Lebih lanjut Wabup menjelaskan, ketika mereka telah menjalani hukuman, sudah pasti akan keluar dan hidup bersama masyarakat. Sebab itu, mau tidak mau, suka tidak suka, harus diterima sebagaimana biasa. “Saya yakin, mereka telah berubah ketika berada dalam lembaga. Semua orang tidak mungkin akan mau mengulang kembali masa lalunya kembali,” tandasnya.

Diharapkan juga kepada Kalapas Merauke bersama para sipir yang ada agar terus memberikan bimbingan dan pelatihan serta berbagai kegiatan lain bagi para napi. Sehingga memiliki keterampilan khusus dan setelah keluar dari lembaga, dapat berbuat dan atau menghasilkan sesuatu bagi kepentingan banyak orang. (Jubi/Ans)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TUJUH NAPI DI LAPAS MERAUKE LANGSUNG BEBAS