KAPOLRES PANIAI: SAYA SUDAH TELEPON PIMRED BINTANG PAPUA

share on:
Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis (Dok. JUBI)

Enarotali, 19/8 (Jubi)Kepala Resort Polisi (Kapolres) Paniai,  AKBP Semi Roni Abba membenarkan pernyataan Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi I Gede Sumerta Jaya bahwa pihak Polres Paniai telah membantu biaya pengobatan Andreas Badii, jurnalis Harian Bintang Papua (Binpa) yang dianiaya tiga oknum polisi di Enarotali, Paniai, Kamis (15/8) dan juga telah menelepon pemimpin redaksi (pimred) Harian Binpa.

“Ya, benar pernyataan Kabid Humas Polda Papua itu. Kami sudah membantu proses pengobatan Andreas Badii,” demikian ungkap AKBP Semi Roni Abba saat dikonfirmasi tabloidjubi.com, Senin (19/8).

Menurut Roni, bukan hanya pengobatan tetapi dirinya sendiri telah melayangkan surat dan juga menelepon Pimred Harian Bintan Papua, Daud Sonny untuk meminta maaf atas nama institusi.

Terkait hal yang menyebabkan retak hidung dan pecah bibir pada Andreas ini, Koordinator Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Jack Wally kepada tabloidjubi.com menyayangkan sikap tiga oknum anggota Polres Paniai yang menggunakan tindakan kekerasan terhadap wartawan yang menimpa Andreas.

“Andreas adalah wartawan. Meskipun dia sedang cuti, dia tetap wartawan. Dan Andreas adalah warga negara yang semestinya tidak diperlakukan seperti itu. Dalam hal ini, bukan soal dia sedang menjalankan tugas jurnalistik atau tidak. Tapi polisi tak boleh sewenang-wenang terhadap masyarakat sipil yang menjadi warga negara di negara ini, Dan Jika memang Andreas melakukan kesalahan, lakukan prosedur yang semestinya untuk membuktikan kesalahannya itu,” jelas Jack. (Jubi/Aprila Wayar)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KAPOLRES PANIAI: SAYA SUDAH TELEPON PIMRED BINTANG PAPUA