KPU JAYAWIJAYA MULAI VERIFIKASI ULANG PARPOL

share on:
Ketua Komisi Pemilihan Umum Jayawjaya, Pdt. Alexsander Mauri (JUBI/ISLAMI)

Wamena, 19/8 (Jubi) – —Sesuai dengan hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura yang memerintahkan KPU Jayawijaya untuk melakukan proses verifikasi faktual ulang, terhadap partai politik (parpol) pengusung bakal calon pada Pemilukada Jayawijaya tahun 2013, maka KPU Jayawijaya telah melakukan verifikasi ulang.

Menurut Ketua KPU Jayawijaya, Pdt. Alexander Mauri, proses verifikasi faktual akan dilaksanakan selama dua hari yakni terhitung sejak Senin (19/8) hingga Selasa (20/8) kepada seluruh partai politik pengusung bakal calon yang akan maju pada Pemilukada Jayawijaya tahun 2013 di kantor KPU Jayawijaya.

“Hal ini mengacu dari keputusan PTUN Jayapura pada perkara nomor 14,15,16,17,20 dan 21 terkait dengan gugatan bakal pasangan calon yang tidak lolos verifikasi awal, KPU Jayawijaya yang tertuang dalam keputusan KPU Jayawijaya nomor 391, di mana dalam amar putusan yang ada hal ini merupakan putusan turunan dari putusan sebelumnya dari perkara nomor 14,” ujar Alex Mauri kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (19/8).

Dijelaskan, dalam hal ini hasil putusan PTUN Jayapura seluruhnya memenangkan para penggugat, ada dua pokok yang tertuang dalam putusan tersebut, pertama terkait dengan putusan dari para kandidat untuk penundaan tahapan pemilukada itu ditolak, bahawa KPU akan tetap melaksanakan tahapan sesuai dengan ketentuan.

Kedua terkait dengan tuntutan partai politik maupun pasangan calon yang merasa dirugikan, karena tidak lolos dalam verifikasi KPU yang tertuang dalam kepututusan 391, dalam hal gugatan untuk pembatalan keputusan tersebut, dikabulkan oleh PTUN sehingga dengan demikian KPU membatalkan keptusan 391 otomatis tidak berlaku lagi.

“Atas perintah PTUN Jayapura, KPU wajib melaksanakan verifikasi ulang dalam hal ini terkait dengan administrasi dan dukungan partai politik terhadap masing-masing pasangan calon, sehingga KPU telah kembali melakukan rapat pleno untuk menetapkan perubahan tahapan jadwal yang disesuaikan dari keputusan terakhir yang dikeluarkan PTUN,” terangnya.

Dijelaskan, dalam perubahan tahapan jadwal yang diatur dalam keputusan KPU nomor 405 tahun 2013, tentang perubahan tahapan dan jadwal penyelenggaran pemilu kepala daerah kabupaten jayawijaya tahun 2013, dimana hari ini (Senin-red) dan besok, KPU jayawijaya melakukan verifikasi faktual dukungan partai politik.

“Tadi jam 12 baru acara bisa kita mulai, di sini kami ingin melakukan secara transparan, terbuka kepada partai-partai pengusung, jadi kami welcome dan kita sudah umumkan lewat radio, mulai hari ini silahkan pengurus-pengurus parpol khususnya Ketua dan Sekretaris untuk bisa hadir di KPU untuk dimintai keterangan dan kita memeriksa kembali dokumen yang sudah dimasukan pada waktu lalu,” jelas Mauri.

Lebih jauh lagi Alex Mauri menjelaskan, KPU tidak menerima pendaftaran atau menerima dokumen-dokumen pencalonan baru. “Kecuali ada yang sifatnya memperkuat atau penegasan itu it’s ok, KPU tetap mengacu pada dokumen yang sudah ada, jadi KPU tidak lagi meminta dokumen dari kandidat ataupun tim sukses, KPU hanya perlu memeriksa kembali, sebab di sini ada yang satu partai mengusung lebih dari satu bakal calon,” terangnya.

“Jadi verifikasinya kita lakukan dua hari, kemudian pada tanggal 21 Agustus kita siapkan semuanya, setelah lengkap, tanggal 22 Agustus kita umumkan dan tanggal 23 kita lakukan pencabutan nomor urut pasangan calon yang lolos verifikasi dan pada tanggal 19 september 2013 adalah hari pemungutan suara,” tambahnya.

Alex menambahkan, saat ini KPU fokus pada 15 partai yang bermasalah untuk dilakukan verifikasi ulang. Tepat di hari kemarin, ada sekitar enam atau tujuh partai yang hadir, dan KPU masih berikan kesempatan kepada yang belum hadir sampai dengan besok, Selasa (29/8) pukul 12.00 Wit.

“Apabila dari partai-partai ini tidak datang, KPU akan mendatangi sekretariat partai masing-masing, dan ketika mereka tidak ada di tempat sekretariat, tetap kita akan buat berita acara sesuai dengan fakta yang kita temukan di lapangan, setelah itu kita akan plenokan sesuai dengan dokumen yang ada,” tegasnya.

“Saya tegaskan bahwa di dalam putusan PTUN tidak ada satupun amar putusan yang memerintahkan KPU untuk mengakomodir salah satu kandidat, tetapi memerintahkan KPU untuk melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan partai politik dan administrasi ulang, dan itu yang dua hari ini kami lakukan khusus di tingkat Kabupaten. Apapun KPU tidak akan keluar dari aturan, apa bila ada aspirasi ataupun saran yang sesuai aturan PKU bisa menerima itu dengan ketentuan yang ada,” tandasnya. (JUBI/ISLAMI)

Editor : dominggius a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU JAYAWIJAYA MULAI VERIFIKASI ULANG PARPOL