98 PERSEN SISWA SISWI DI SEKOLAH SATU ATAP OAP

share on:

Merauke, Jubi (21/8) – Sekolah satu atap Wasur yang terdiri dari siswa-siswi SMP dengan jumlah mencapai kurang lebih  500 orang adalah orang asli Papua (OAP). Mereka dengan suatu tekad dan keinginan besar datang dari kampung-kampung untuk mendapatkan ilmu yang lebih baik lagi. Apalagi, disiapkan juga asrama agar bisa tinggal.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP/SMA Satu Atap Wasur, Sergius Womsimor ketika ditemui tabloidjubi.com Selasa (20/8). Menurutnya, untuk tingkat SMP berjumlah 303. Sedangkan SMA 200 anak didik.  “Memang kita menyiapkan juga asrama. Namun, belum bisa menampung semua anak didik yang ada. Sehingga pada malam hari, sebagian harus tidur dalam ruangan kelas,” ujarnya.

Lebih lanjut Womsiwor mengaku, kebanyakan anak-anak pindah dan sekolah di SMP dan SMA Satu Atap, karena di kampung mereka, kegiatan belajar mengajar, tidak berjalan sama sekali. Disamping itu, anak-anak  mendapatkan banyak informasi jika sebagian bisa ditampung di asrama dan makan-minum dijamin sekolah. “Ya, tentunya saya sebagai kepala sekolah, tidak mungkin harus melarangnya. Apalagi, mereka adalah anak asli Papua yang harus diberikan perhatian,” katanya.

Dalam setiap bulan juga, lanjut Womsiwor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke memberikan bantuan beras hingga satu ton. Sehingga anak-anak pun bisa memasak sekaligus makan bersama. Hanya saja, kesulitan yang dialami adalah uang lauk pauk serta kebutuhan lain.

“Terus terang, saya merasa sangat kesulitan mencari dana tambahan bagi anak-anak. Mudah-mudahan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, menganggarkan dana operasional  bagi sekolah ini. Apalagi, umumnya anak-anak di sekolah tersebut berasal dari keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Distrik Merauke, Hasan Matdoan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan banyak permasalahan yang dialami serta dirasakan oleh anak didik. “Saya akan melapor kepada atasan terkait sejumlah permasalahan dimaksud, agar bisa diberikan perhatian secara khusus,” tandasnya. (Jubi/Ans)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  98 PERSEN SISWA SISWI DI SEKOLAH SATU ATAP OAP