KADISTRIK DAN LURAH DI KOTA JAYAPURA PERTANYAKAN JUMLAH RASKIN

share on:
Sekda Kota Jayapura, Drs RD Siahaya, SH, MM (jubi/sindung)

Jayapura, 23/9 (Jubi) – Kadistrik Heram, Jayakusuma yang mengaku sejak awal tahun 2013 selaku Kadistrik Heram, Kota Jayapura tak mengetahui jumlah kuota raskin di tahun 2013 bagi keluruhan dan kampung di Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

“Sejak tahun 2013 ini bergulir saya sendiri yang tak mendapatkan data dari yang berkompeten terkait kuota jumlah raskin yang disalurkan di Distrik Heram,” ujarnya saat rapat pimpinan SKPD, distrik dan kelurahan di Kantor Walikota Jayapura, Senin (23/9).

Pernyataan ini langsung mendapatkan tanggapan dari Sekda Kota Jayapura, RD Siahaya menyarankan kepada Kadistrik ikut pula memantau dan mengawasi pengelolaan raskin di tingkat Kampung dan Kelurahan se Kota Jayapura.

“Raskin itu kepentingan membantu masyarakat bagi tidak mampu, sehingga memang jika ada pendataan yang salah dan tidak sesuai haruslah di croschek lagi dengan data faktual yang ada. Kalau tak cocok, harus melaporkannya di tingkat atasan meski ini merupakan gawe-nya dari kepala kelurahan setempat,” kata Siahaya ke wartawan, menjawab adanya ketidaktahuan kuota raskin di Distrik Heram.

Diakui Siahaya, walau mekanisme pengendalian dan pengawasan telah diatur, bagaimanapun juga kepala distrik harus ikut memantau dan punya kewajibannya untuk mengetahuinya. “Kadistrik harus mengetahuinya karena dia ‘Bapak’ di lingkungan tersebut. Pergerakan apapun di situ seharusnya diketahuinya,” tegasnya.

Kepala Kelurahan Mandala, Soleman Arief Andi mengakui besar kecilnya kuota raskin, pihaknya juga tidak mengetahuinya sebab BPS sendiri yang melakukan survey kepada masyarakat.”Bahkan di tahun 2012 yang lalu, kami mengalami tiga kali penyesuaian dari 21 ton raskin menjadi 12 ton saja, sehingga hal ini masyarakat banyak yang komplen di kelurahan,” ujarnya.

Meski tahun 2013 ini sudah mengalami peningkatan dua ton dari 12 ton di tahun yang lalu, akan tetapi raskin di Kelurahan Mandala masih dirasa kurang bagi masyarakat tidak mampu. Sebab jumlah masayarakat tidak mampu yang tercatat di pihaknya, mencapai 4000-an orang. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KADISTRIK DAN LURAH DI KOTA JAYAPURA PERTANYAKAN JUMLAH RASKIN