JOJON KEMBALI PIMPIN JAYAWIJAYA HINGGA 2018

share on:
Salah satu ketua PPD membacakan hasil rekapitulasi penghitungan suara pada rapat pleno terbuka KPU Jayawijaya di Gedung DPRD Jayawijaya. (JUBI/ISLAMI)

Wamena, 29/9 (Jubi) –– Pasangan John Wempi Wetipo, SH, MH dan Jhon Richard Banua, SE kembali terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya untuk periode 2013-2018.

Kedua pasangan ini terpilih setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Sabtu (28/9) di Kantor DPRD Jayawijaya.

Pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilukada Jayawijaya yang digelar di KPU Jayawijaya, dihadiri para saksi-saksi masing-masing pasangan calon, para penyelenggara Pemilukada di tingkat PPD, kedua pasangan calon dan Panwaslu Jayawijaya.
Dari pleno rekapitulasi penghitungan suara tersebut, pasangan John Wempi Wetipo, SH, MH dan Jhon Richard Banua, SE unggul telak dari pasangan nomor urut 2 dari jalur independen John Way, M.Si dan Dicky Kapisa, setelah dilihat dari 40 distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Keunggulan pasangan John Wempi Wetipo, dan Jhon Richard Banua dari pasangan Jhon Way-Dicky Kapisa terlihat setelah masing-masing PPD membacakan hasil penghitungan suara, di mana dari 40 distrik ada 21 distrik pasangan John Way-Dicky Kapisa tidak memiliki suara, sedangan pasangan Jojon di setiap distrik hampir meraih suara tinggi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Jayawijaya, Pdt. Alexsander Mauri setelah menerima seluruh hasil rekapitulasi suara dari masing-masing PPD mengatakan, jumlah pemilih dalam salinan DPT laki-laki sebanyak 92.435 pemilih, perempuan 93.663 pemilih, sehingga jumlah pemilih tetap dalam DPT sebanyak 186.098 pemilih.

Sedangkan jumlah pemilih dalam salinan DPT yang menggunakan hak pilih 184.180 pemilih, sementara jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilih sebanyak 552 orang.
“Dari hasil rekapitulasi perhitungan suara pasangan nomor urut 1 John Way, M.Si dan Dicky Kapisa memperoleh 15.290 suara sedangkan pasangan John Wempi Wetipo, SH, MH dan Jhon R. Banua 168.661 suara atau setara dengan 91, 69 persen,” ujar Alex Mauri.

Setelah membacakan berita acara hasil rekapitulasi perolehan suara tersebut, Ketua KPU Jayawijaya juga membacakan keputusan Komisi Pemilihan Umum Jayawijaya Nomor 408 Tahun 2013 tentang penetapan pasangan calon terpilih dari hasil rekapitulasi suara dalam Pemilukada Jayawijaya 2013, di mana memutuskan, menetapkan pasangan nomor urut 2 John Wempi Wetipo dan Jhon Richard Banua sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya tahun 2013-2018.

“Keputusan ini ditetapkan sejak tanggal penetapan dan bila teradi kesalahan akan ada perbaikan sebagaimana mestinya, salinan kaputusan ini juga disampaikan kepada Ketua KPU di Jakarta, Ketua KPU Papua di Jayapura, Bupati Jayawijaya, Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya, Ketua Panwaslu, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya,” terangnya.
Usai pleno, Wakil Bupati Jayawijaya terpilih, Jhon Richard Banua, SE kemenangan yang diraih bersama pasangannya John Wempi Wetipo sangat berterima kasih kepada Tuhan yang telah mempercayai keduanya memimpin Kabupaten Jayawijaya lima tahun ke depan.

“Mengucap syukur kepada Tuhan yang mempercayai kami bertugas kembali dalam lima tahun ke depan. Saya kira kita akan berupaya lebih baik lagi setelah lima tahun pertama,” ungkapnya.
Disinggung soal rencana pelantikan sendiri, Jhon Banua mengakui semuanya tergantung tahapan dari DPRD Jayawijaya dimana berkoordinasi dengan Gubernur Papua. “Keinginan kami sendiri, mudah-mudahan bisa jatuh tanggal 10 Desember 2013 bertepatan dengan HUT Kota Wamena, dan berharap Gubernur bisa bersedia di tanggal itu, karena merupakan sejarah bagi kami,” terangnya.

Sambil menunggu pelantikan, Jhon Banua menambahkan bahwa dirinya bersama Bupati terpilih akan tetap melaksanakan tugas seperti biasa di sisa masa jabatan periode pertama, seperti pengurusan tahapan-tahapan pengurusan SK.
Sedangkan calon Bupati Jayawijaya yang tidak terpilih, John Way, M.Si mengungkapkan, hasil ini patut disyukuri untuk Tuhan karena hasil pleno Pemilukada ini adalah pilihan rakyat.
“Kita sangat menghormati itu, karena itulah proses demokrasi yang terjadi dan kita angkat topi untuk yang menang,” kata John Way.

Di sisi lain John Way juga bersedia jika Bupati terpilih diterima untuk bergabung untuk bertukar pikiran dalam membangun Kabupaten Jayawijaya lima tahun ke depan.
Disinggung apakah akan ada keberatan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), John Way menegaskan bahwa hal itu terlalu jauh kecuali pihaknya melihat ada hal-hal yang sangat janggal.

“Tetapi kita lihat dari hasil pleno, Panwas juga hadir kemungkinan untuk ke arah sana sangat kecil. Kepada semua simpatisan dan pendukung John-Dicky mari kita menerima apa yang sudah diputuskan, karena suara rakyat suara Tuhan dan harus hormati itu dan saya harap supaya semua tim sukses yang berbeda bersatu kembali untuk merapatkan barisan untuk melihat Jayawijaya ke depan yang lebih baik,” tandas John Way. (JUBI/ISLAMI)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  JOJON KEMBALI PIMPIN JAYAWIJAYA HINGGA 2018